Ada Masjid dan Gereja di Tambang Bawah Tanah Freeport

Suryopratomo    •    Minggu, 21 Jun 2015 17:23 WIB
ramadan 2015
Ada Masjid dan Gereja di Tambang Bawah Tanah Freeport
Berpose di masjid bawah tanah PT Freeport Indonesia. Foto-foto: Metro TV/Suryopratomo

Metrotvnews.com, Timika: Pernahkah membayangkan masjid dan gereja yang berdiri bersebelahan dan ada di dalam perut gunung? Itulah yang dibangun PT Freeport Indonesia di wilayah tambang bawah tanah mereka di Timika, Papua.

Masjid Jami dan Gereja Oukimene dibangun untuk keperluan para karyawan. Karyawan Freeport saat ini sedang bekerja untuk mempersiapkan operasi penambangan bawah tanah yang akan dimulai begitu Izin Usaha Penambangan Khusus diberikan pemerintah kepada PT Freeport Indonesia, selesai.


(Masjid di wilayah tambang bawah tanah PT Freeport)

Sejauh ini PT Freeport Indonesia sudah menanamkan modal US $1,5 miliar untuk membangun infrastruktur di bawah tanah. Persiapan dilakukan karena tahun 2017 penambangan terbuka di Grasberg diperkirakan akan berkurang tajam produksinya.

PT Freeport menargetkan bisa mempertahankan produksi pengolahan sebesar 240 ribu ton per hari. Untuk itu, tidak ada jalan lain kecuali melakukan penambangan di bawah tanah.

Sejauh ini sudah dibangun infrastruktur jalan melingkar sepanjang 500 kilometer di area bawah tanah. Sekitar 2.450 orang bekerja di wilayah bawah tanah tersebut. Untuk itu, diperlukan juga tempat untuk beribadah.


(Gereja di wilayah tambang bawah tanah PT Freeport)

Masjid dan gereja yang dibangun terletak 7 kilometer dari mulut tambang. Dari puncak gunung di atasnya, masjid dan gereja berada di kedalaman 1.600 meter. Namun, tidak terasa pengap dan kekurangan udara ketika kita salat di dalam masjid.

"Kami sengaja membangun mesin blower yang besar untuk memberikan udara yang cukup bagi orang yang bekerja di bawah tanah," kata Senior Vice President Geoservice Freeport, Wahyu Sunyoto. "Baik terowongan, masjid, dan gereja dikerjakan oleh putra-putra Indonesia."


(UWA)