Saksi Peragakan 11 Adegan Kekerasan terhadap Angeline

Arnoldus Dhae    •    Senin, 22 Jun 2015 12:05 WIB
penemuan jenazah angeline
Saksi Peragakan 11 Adegan Kekerasan terhadap Angeline
Foto: Para saksi usai reka ulang di dalam rumah Margriet/MI_Arnoldus Dhae

Metrotvnews.com, Denpasar: Tiga saksi yang dihadirkan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) memperagakan kesaksian mereka terkait kasus pembunuhan bocah 8 tahun Angeline. Ketiga saksi yakni Francky Alexander Maringka, 46; Yuliet Christien, 41; dan Loraine, 58, membeberkan aksi kejam yang diduga dilakukan ibu angkat Angeline, Margriet Megawe.

Pendamping hukum dari P2TP2A, Siti Sapurah mengatakan ketiga saksi yang didatangkan dari Tarakan, Kalimantan Timur itu secara gamblang memperagakan apa yang pernah mereka lihat semasa tinggal di rumah Margriet, di Jalan Sedap Malam Nomor 26, Sanur, Denpasar, Bali.

"Ada 11 adegan yang dilakukan masing-masing saksi. Dipraktekkan mulai dari kamar atas hingga beberapa lokasi lainnya," kata Siti Sapurah di lokasi reka ulang, Senin (22/6/2015).

Menurut perempuan yang akrab disapa Ipung, itu ada banyak adegan yang tidak tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kemudian dalam adegan itu muncul lagi. Menurutnya beberapa adegan itu akan melengkapi BAP yang ada.

Sementara itu, Francky mengaku mempraktikkan seluruh adegan yang ia ketahui. Mulai pemukulan, penjambakan hingga penyiksaan lain yang dilakukan Margriet. "Menjambak, menyeret, sampai Angeline dipukuli pakai bambu. Adegan yang paling keji adalah menghajar Angeline dengan sebatang bambu kecil, hingga bambu itu hancur," kata Francky.

Ketiga saksi yang memberatkan tersangka Margriet ini menunjukkan aksi kejam ibu angkat Angeline. Dalam adegan ketiga dilakukan penjambakan dan pemukulan hingga Engeline pingsan. Kasus ini masih didalami Polda Bali dan Polrestabes Denpasar.


(TTD)