Kasus Angeline, Mabes Polri: Kapolda Bali Itu Ahli dalam Penyelidikan

Githa Farahdina    •    Senin, 22 Jun 2015 12:05 WIB
penemuan jenazah angeline
Kasus Angeline, Mabes Polri: Kapolda Bali Itu Ahli dalam Penyelidikan
Ilustrasi--MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Mabes Polri menjamin teka-teki kasus pembunuhan Angeline segera terbongkar. Sebab Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie sangat piawai dalam penyelidikan.

"Kapolda Bali itu ahli dalam penyelidikan. Sebelum jadi Kadiv Humas beliau adalah Kabiro Penyidik. Kita berharap beliau bisa mempercepat penyelesaian," kata Karo Penmas Porli Brigjen Agus Rianto di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2015).

Tak hanya itu, Polri pun mengirim tim untuk membantu percepatan pengungkapan kasus yang bahkan menarik perhatian internasional ini. Sabtu lalu, Polri mengirim tim Inavis Mabes Polri untuk datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP lanjutan. "Dengan langkah ini, (menunjukkan) komitmen Kapolri untuk segera menuntaskan kasus ini," tegasnya.

Agus menjelaskan, ada dua kasus menyangkut kematian Angeline. Pertama, kasus kekerasan yang menyebabkan meninggalnya Angeline. Kedua, kasus penelantaran oleh ibu angkat Angeline. "Kasus pertama tersangkanya Agustinus, kasus kedua tersangkanya Margriet," tambah Agus.

Dua kasus ini pun ditangani dua pihak kepolisian. Kasus pembunuhan ditangani Polresta Denpasar, yang kedua ditangani Polda Bali, agar fokus,"terangnya.

Untuk mempercepat penyelesaian, Polri juga meminta masyarakat berperan aktif. Siapapun yang memiliki informasi diharapkan menyampaikan ke pihak berwajib tanpa perlu takut diancam, seperti berita-berita yang beredar. "Karena sampai kemarin Sabtu, belum ada satupun saksi yang menyampaikan ada tindakan tidak menyenangkan kepada yang bersangkutan," tambah Agus.

Sementara hingga saat ini, polisi sudah memeriksa puluhan saksi untuk dimintai keterangan terkait kematian Angeline. "Kasus pertama sudah 26 saksi kita minta keterangan. Kedua sudah 17 Saksi. Percayalah kasus ini segera selesai," jamin Agus.


(YDH)