Warga Desak Pemkot Depok Tambah Sekolah Negeri

Kisar Rajaguguk    •    Senin, 22 Jun 2015 15:15 WIB
pendidikan
Warga Desak Pemkot Depok Tambah Sekolah Negeri
Sejumlah murid menempelkan ratusan tutup botol bekas untuk di buat menjadi kreasi seni berbentuk sebuah pekarangan rumah di SDN Cisalak Pasar 3 dan SDN Curug 1 Cimanggis yang telah dimerger menjadi satu di Jalan Pedurenan, Cimanggis, Depok.MI/Bary Fathahi

Metrotvnews.com, Depok: Warga Depok, Jawa Barat, berharap pemerintah kota menambah jumlah sekolah negeri. Pasalnya, biaya pendidikan makin mahal.

"Selain gratis, siswa sekolah negeri jarang terdengar tawuran," kata Karta, 30, saat mendaftarkan anaknya di SMP Negeri 23, Jalan TPU Pondok Ranggon, Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Depok, Senin (22/6/2015).

Karta mewanti-wanti, Pemkot Depok harus menambah sekolah negeri SMP, SMA, dan SMK. “Saya punya tiga anak, tiga masih sekolah di SD. Sedangkan satu lagi terpaksa berhenti sekolah karena tak ada biaya," tutur Karta.

Karta mengatakan, satu anaknya yang putus sekolah sebenarnya masih ingin bersekolah. Tapi, kondisi ekonomi keluarganya tak mendukung.

“Biarlah anak itu kerja ikut orang tuanya menggali kuburan,“ ungkap Warga Kampung Pondok Ranggon RT 006/02 Kelurahan Harjamukti, yang saban hari bekerja sebagai tukang gali tutup jenazah di TPU Pondok Ranggon, itu.

Oman, 33, dan Rahmat Kurni, 60, punya harapan seperti Karta: Pemkot menambah SMP, SMA, dan SMK negeri. "Kalau orang tuanya berduit, tidak masalah anaknya masuk sekolah swasta. Kalau kayak kami ini, pekerja serabutan, tak bisa menyekolahkan anak ke swasta,“ tutur Oman.

Sementara Rahmat berkata, "Saya punya tiga anak, yang dua sudah sekolah di swasta. Yang lulus SMP ini mau saya masukan ke SMA negeri saja. Supaya beban orang tua lebih ringan. Kalau sekolah swasta pasti dikenai mahal. Kalau sekolah negeri kan gratis."

Sebanyak 41.935 siswa di Depok, Jawa Barat, dipastikan tak dapat tempat di sekolah negeri. Kuota sekolah negeri di Depok, minim.

Rinciannya, 70,82 persen atau 20.971 dari 29.611 siswa SD yang lulus ujian nasional (UN) di Depok dipastikan tidak diterima di SMP Negeri. Begitupun siswa SMP yang lulus UN, sebanyak 81,75 persen atau 20.969 dari 25.649 lulusan dipastikan tidak diterima di SMA dan SMK Negeri.


(ICH)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA