Sakit, Penahanan Fuad Amin Dibantarkan Satu Bulan

Renatha Swasty    •    Senin, 22 Jun 2015 15:25 WIB
fuad amin imron
Sakit, Penahanan Fuad Amin Dibantarkan Satu Bulan
Fuad Amin Imron. Foto: Susanto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memutuskan menunda penahanan untuk sementara waktu atau pembantaran pada bekas Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron. Keputusan ini diambil lantaran kondisi kesehatan Fuad memburuk.

"Majelis Hakim menetapkan pembantaran mulai besok pukul 00.00. Terdakwa harus dibantarkan selama tenggat satu bulan. Mulai 23 Juni sampai 30 hari ke depan. Memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk memantau kondisi terdakwa," kata Hakim Ketua Moch. Muhlis dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (22/6/2015).

Majelis hakim menilai kondisi Fuad Amin memburuk, terutama terkait penyakit prostat, jantung, dan hernia yang dideritanya. Hari ini, Fuad sebetulnya sudah hadir dalam sidang, tapi kondisinya lemah. Ia mengaku sakit dan meminta segera dirawat.

"Saya sakit sejak sabtu. Saya merasa berat. Kalau bisa secepatnya, malam ini saya nggak tahan menahan sakit," kata Fuad lemas.

Penasihat hukum terdakwa, Rudi Alfonso mengatakan, menurut pengakuan keluarga sejak hari Sabtu Fuad Amin tidak bisa buang air besar. "Tetapi hari ini Kami paksakan hadirkan terdakwa untuk membuktikan yang bersangkutan sakit," ujar Rudi.

Menanggapi pembantaran itu, baik Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum bakal memantau terus kesehatan Fuad. Ketika dinyatakan sudah sembuh, persidangan akan dimulai kembali.

Kesehatan Fuad akhir-akhir ini memang menurun, Senin (15/6/2015) lalu ia sempat tak hadir dalam sidang karena dirawat di Rutan Salemba lantaran sakit.

Namun, pada hari Kamis (18/6/2015) Fuad sudah sedikit sehat dan sempat mengikuti persidangan. Tapi hari ini Fuad kembali sakit dan akhirnya diputuskan pembantaran.


(KRI)