DPR Ngotot Revisi UU KPK

Surya Perkasa    •    Senin, 22 Jun 2015 16:31 WIB
revisi uu kpk
DPR Ngotot Revisi UU KPK
Firman Soebagyo. Foto: Susanto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo tegas menolak revisi UU KPK. Namun demikian usulan revisi tidak serta merta dihapus dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015.

DPR tetap ngotot mengubah UU Nomor 30 Tahun 2002 itu. "Karena sudah telanjur menjadi usulan pemerintah masuk ke prolegnas 2015, kita tetap serius (membahas revisi). Hari ini dibahas di rapat Bamus dengan pimpinan DPR," kata Wakil Ketua Baleg DPR RI Firman Subagyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Pihaknya, kata Firman, tidak akan mempermasalahkan sikap pemerintah. Menurutnya, permintaan eksekutif untuk menunda revisi tidak dapat dipenuhi. Alasan Firman, usulan revisi sudah telanjur diajukan dan disepakati.

"Itu urusan internal eksekutif. Kenapa menterinya dulu sampaikan ke DPR? Kok pemerintah tak kompak? Masa antara presiden dan pembantunya beda?" tuding politikus Golkar ini.

DPR, kata dia, berpegang teguh pada kesepakatan dan sikap resmi legislatif yang menyatakan akan merevisi UU KPK. 

"Yang kita jaga adalah sikap resmi. Tak bisa asal cabut begitu, karena menteri sudah sampaikan usulan ke DPR."

Selain revisi UU KPK, pemerintah juga mengusulkan dua RUU lainnya ke Prolegnas Prioritas 2015. Kedua usulan tersebut yakni revisi UU tentang Bea Materai dan revisi UU tentang Tindak Pidana Terorisme.


(KRI)