Kereta Dilempar terjadi Lima Kali Sehari pada Ramadan

Ahmad Rofahan    •    Senin, 22 Jun 2015 20:36 WIB
kereta api
Kereta Dilempar terjadi Lima Kali Sehari pada Ramadan
Sebuah kereta melintasi jalur rel ganda di Semarang, MI/ Achmad Sapuan

Metrotvnews.com, Cirebon: Kasus pelemparan kereta yang dilakukan masyarakat mengalami peningkatan cukup signifikan pada bulan Ramadan 2015. Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, mendapat laporan lima kejadian pelemparan kereta.

Menurut Kepala Humas Daop 3 Cirebon, Supriyanto, kasus pelemparan lebih sering terjadi pada pagi hari setelah sahur dan menjelang Magrib. "Kebanyakan dilakukan oleh masyarakat yang sedang jalan-jalan dipinggir rel kereta," ujar Supriyanto.

Beberapa wilayah yang rawan terjadi pelemparan di Cirebon yaitu daerah Arjawinangun dan Babakan. Supriyanto pun mengimbau masyarakat tak melakukan itu karena membahayakan diri dan pengguna kereta.

"Kita tidak melarang masyarakat jalan-jalan dekat rel. Namun dihimbau hati-hati Dan Jangan melakukan tindakan yang membahayakan,"jelas Supriyanto.

Selain pelemparan, beberapa kasus lain yang cukup membahayakan yaitu memasang batu di tengah rel. Hal tersebut terlihat sepele, namun bisa menghasilkan kecelakaan yang cukup berbahaya.

"Itu bisa mengakibatkan kereta terguling. Oleh karena itu, kami minta kerjasamanya untuk menjaga keselamatan bersama," kata Supriyanto.
 


(RRN)