Payung Teduh Bertekad Jalin Kedekatan dengan Penggemar

Agustinus Shindu Alpito    •    Selasa, 23 Jun 2015 09:47 WIB
payung teduh
Payung Teduh Bertekad Jalin Kedekatan dengan Penggemar
Vokalis Payung Teduh, Is (Foto:Metrotvnews.com/Agustinus Shindu A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Konsep kedekatan dengan penggemar ingin dibangun dan dijaga oleh grup musik Payung Teduh, salah satu grup musik paling populer saat ini.

"Penggemar masih ada yang telepon, SMS, (bercakap-cakap via) Facebook, dan masih kami respons. Kami dari awal memang ingin seperti itu, jangan jadi 'hologram,' bisa dilihat tapi enggak bisa disentuh," jelas vokalis Payung Teduh, Is, saat ditemui di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Menengok ke belakang, Payung Teduh merupakan contoh nyata bahwa idola juga orang biasa. Mereka lahir dari pergaulan sejawat mahasiswa Universitas Indonesia yang cinta musik dan teater.

Berawal dari main musik di kantin dan acara kampus, Payung Teduh di luar dugaan mampu membawa musiknya jauh ke luar regional kampus. Menyuguhkan folk-akustik yang sejuk, dingin dan tenang, Payung Teduh lantas bertransformasi menjadi salah satu band paling populer di Indonesia.

Saat disinggung soal materi Payung Teduh yang meneduhkan, Is menjawab bahwa proses kreatif penciptaan lagu memang berasal dari kontemplasi kehidupan para personelnya.

"Yang Payung Teduh bawakan bukan sekadar romansa percintaan. Hampir semua pengalaman hidup gue, gue ceritain. Peralihan waktu antara malam sampai pagi, pagi sampai terik menuju senja. Itu yang gue nikmati. Gunung pernah mengalami hidup di desa, di tempat yang lima jam perjalanan dari Makassar. Dekat sawah, main suling di sawah. Gue tahu rasanya itu," beber Is.

Pengalaman riil para personel yang berangkat dari kehidupan orang biasa itulah yang sampai saat ini coba dipertahankan Payung Teduh, bahwa sebenarnya mereka bukan idola yang berbatas layar kaca.


(ROS)