Industri Logam Lokal Perlu 'Senjata' Hadapi Gempuran Impor

Husen Miftahudin    •    Rabu, 24 Jun 2015 10:09 WIB
industri elektronik
Industri Logam Lokal Perlu 'Senjata' Hadapi Gempuran Impor
Ilustrasi logam. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan industri logam merupakan salah satu industri dasar yang menunjang produksi barang modal untuk menopang industri lainnya. Dengan logam sebagai bahan baku utama, industri ini diakui memiliki peran terhadap pengembangan industri nasional.

"Mencapai hingga 85 persen, komponen utama dari peralatan atau mesin yang digunakan dalam kegiatan industri terus disuplai oleh industri logam. Maka industri ini harus dilindungi dari gempuran impor," kata Saleh dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, saat ini posisi industri logam lokal diperkuat dengan pertumbuhan industri material dasar logam sebesar 5,89 persen sepanjang 2014. Sementara itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan bahan baku, pihaknya terus mendukung program pengembangan industri logam berbasis sumber daya lokal.

Potensi bahan baku di dalam negeri yang melimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal, juga menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing produk. "Beberapa industri nasional telah memanfaatkan peluang tersebut dengan melakukan ekspansi dan investasi," papar Saleh.

Saat ini pemerintah terus menekan penggunaan jumlah produk impor dan mendorong tumbuhnya industri dalam negeri khususnya industri material dasar logam. Strateginya, dengan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

"Melalui program P3DN, pemerintah memberikan dukungan agar mampu menjadi pemicu untuk meningkatkan penggunaan produk logam dalam negeri, terutama terhadap proyek-proyek yang dibiayai oleh APBN," ungkapnya.

"Salah satu bentuknya, adalah dengan mewajibkan instansi pemerintah memaksimalkan penggunaan hasil produksi dalam negeri pada kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai oleh APBN/APBD," pungkas Saleh.


(AHL)