WNI Dikabarkan Dieksekusi ISIS Karena Sebarkan AIDS

Fajar Nugraha    •    Rabu, 24 Jun 2015 11:33 WIB
isis
WNI Dikabarkan Dieksekusi ISIS Karena Sebarkan AIDS
Seorang WNI diduga dieksekusi ISIS (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Damaskus: Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengeksekusi mati seorang anggotanya yang disebut-sebut berasal dari Indonesia. WNI itu dieksekusi karena menyebarkan AIDS.

WNI yang tidak diketahui namanya itu dikabarkan telah menyebarkan kepanikan di antara anggota ISIS di Shaddadi, Provinsi Hasaka.

Penyebaran ini terbongkar setelah dilakukan tes terhadap seorang anggota ISIS asal Mesir, yang mendapatkan donor darah dari WNI tersebut. Selain itu, seorang warga etnis Yazidi berusia 15 tahun, yang merupakan budak seksnya, turut terinfeksi AIDS. Demikian diberitakan Daily Mail, Rabu (24/6/2015).

Anggota ISIS asal Mesir dan tahanan etnis Yazidi itu diperiksa oleh dokter ketika wajahnya tampak pucat. Dokter yang melakukan tes medis, menemukan bahwa keduanya terinfeksi AIDS. Sementara WNI yang anggota ISIS itu, diyakini telah menyebarkan penyakit itu usai memberikan donor darah.

Penyelidikan terhadap latar belakang medis WNI tadi memperlihatkan bahwa dia sudah menderita AIDS sebelum bergabung ISIS, September 2014 lalu. Setelah ketahuan, WNI itu itu dikabarkan dieksekusi mati karena telah menyebarkan penyakit ke anggota ISIS dengan mendonorkan darahnya kepada anggota yang terluka.

Sementara penyelidikan lain difokuskan kepada anggota ISIS yang memperkosa warga etnis Yazidi dan teridentifikasi dua warga Arab Saudi yang terinfeksi AIDS.

Penyelidikan medis kemudian dilakukan, namun setelah itu terbongkar bahwa komandan senior ISIS setempat juga telah memperkosa warga Yazidi berusia 15 tahun itu. Tidak diketahui apakah pemerkosaan terjadi di saat warga Yazidi itu terinfeksi AIDS atau belum.

Sejak kekhawatiran penyakit AIDS merebak, ISIS melakukan pemeriksaan ketat terhadap darah yang didonorkan oleh anggotanya. Sementara pusat perawatan AIDS didirikan oleh ISIS di Kota Almayadeen.


(FJR)