Usut Korupsi Alkes, KPK Periksa Anak Buah Wawan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 24 Jun 2015 11:35 WIB
kasus korupsi
Usut Korupsi Alkes, KPK Periksa Anak Buah Wawan
KPK. Foto: Panca Syurkani/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: KPK memanggil Dadang Prijatna, Manager Operasional PT Bali Pacific Pragama. Dadang dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan kedokteran umum Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2012.

"DP diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Dadang adalah anak buah adik kandung mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan. Wawan adalah pemilik perusahaan tersebut.

Dalam perkara korupsi Alkes Tangsel ini, KPK menetapkan tiga tersangka, Dua di antaranya Dadang Prijatna dan Wawan. Seorang tersangka lain yakni Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Promosi Kesehatan (SDK dan Promkes) yang juga ditunjuk sebagai pejabat pembuat komitmen dalam proyek ini, Mamak Jamaksari. 

Dadang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang, untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi terkait pengadaan alkes kedokteran umum Puskesmas Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2012.

Dalam proyek pengadaan alat kesehatan tersebut diduga terjadi penggelembungan harga yang mengakibatkan kerugian keuangan Negara sekurangnya Rp14,5 miliar rupiah.

Atas perbuatannya, DP disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



(KRI)