BKPM: Perusahaan Seharusnya Berkontribusi ke Masyarakat Lokal

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 24 Jun 2015 14:42 WIB
ekonomibkpm
BKPM: Perusahaan Seharusnya Berkontribusi ke Masyarakat Lokal
Foto Kepala BKPM, (ANT, Muhammad Iqbal)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan pelaku industri di Indonesia seharusnya bisa berkontribusi kepada perekonomian masyarakat lokal.

Saat mengunjungi proses pembangunan (konstruksi) PT. Sumber Samudera Indonesia (PT. SSI) di Semarang, dirinya melihat kontribusi perusahaan tersebut terhadap perekonomian Indonesia, khususnya Semarang dan 
Jawa Tengah untuk memberdayakan nelayan lokal.

"Hal lainnya yang perlu mendapat apresiasi dari realisasi investasi PT. SSI ini adalah dikembangkannya kemitraan dengan petani tambak disekitar lokasi perusahaan, yang  diperkirakan akan membutuhkan lahan tambak seluas 200-500 hektar (ha). Ini juga akan menggerakkan perekonomian petani tambak setempat," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Dirinya menambahkan investasi PT. SSI yang  mencapai 90 persen direncanakan akan berproduksi akhir 2015 dan diperkirakan akan menyerap tenaga kerja langsung sebesar 550-650 orang. Serta rencana ekspor sekitar 27.000 ton per tahun dengan nilai ekspor mencapai USD230 juta per tahun.

"PT. SSI yang memiliki fokus produksi Frozen Food berupa udang yang 100 persen diekspor ke negara–negara di Eropa, yang terkenal sangat restriktif terhadap produk perikanan asal negara non-Eropa,diperkirakan membutuhkan bahan baku sebesar 100–150 ton per hari," terang dia.

PT. SSI juga berencana melakukan perluasan usaha di bidang industri pengolahan ikan (target produksi komersial akhir 2016) dengan rencana investasi perluasan sebesar USD5 Juta, dan kapasitas produksi (proses canning) ikan sekitar 36.000 ton per tahun serta 100 persen ekspor dengan perkiraan nilai ekspor sekitar USD234 juta.

"Kemitraan dengan petambak udang dan nelayan penangkap ikan tentu sangat didukung," pungkasnya


(SAW)