Kisruh Kemenpora vs PSSI

Ini Alasan Djohar Arifin Memenuhi Undangan Menpora

   •    Rabu, 24 Jun 2015 17:31 WIB
kisruh pssi
Ini Alasan Djohar Arifin Memenuhi Undangan Menpora
Djohar Arifin Husin saat mendatangi Gedung Kemenpora (Dok: MTVN/Kautsar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kedatangan Ketua PSSI periode 2011--2015 Djohar Arifin Husin terkait undangan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bersama Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) serta Tim Transisi di Gedung Kemenpora, Selasa 23 Juni kemarin, memang cukup mengejutkan banyak pihak. PSSI pun seperti kebakaran jenggot dan merasa perlu memberikan sanksi berat kepada Djohar. (Klik juga: Kecewa, PSSI Siapkan Sanksi Berat untuk Djohar Arifin).

Soal pertemuan hampir 5 jam tersebut, Djohar pun akhirnya angkat bicara. Selain membicarakan beberapa solusi untuk mengatasi kisruh sepak bola nasional, Djohar pun tidak menampik kapasitas dirinya diundang Menpora saat itu sebagai Ketua Umum PSSI 2011--2015. 

Melalui pesan singkatnya kepada Metrotvnews.com, Djohar bahkan mengaku tetap ingin bertemu Menpora meski tanpa diundang pun, apalagi ini diundang. 

"Saya hanya memikirkan bagaimana nasib pemain pelatih dan ribuan orang yang hidupnya dari bola sedang terancam. Saya melihat hubungan PSSI dengan pemerintah macet tidak ada peluang sedikitpun. Dan saya sudah mendapatkan peluang untuk membahas kemacetan, mestinya saya ini dimanfaatkan bukan dimusuhi." 

Djohar pun heran dan menyayangkan sikap pihak-pihak yang memusuhinya. Menurutnya, setiap orang yang bisa membantu harusnya didukung agar situasi bisa lebih cepat normal. (Baca Juga: Djohar Diundang Menpora Sebagai Ketua Umum PSSI).

Heran ya, siapa yang berhubungan dengan pemerintah akan dimusuhi dan dihukum. Insha Allah saya jalan terus untuk mencari penyelesaian agar para pemain, pelatih dan lainnya bisa hidup normal kembali. Alhamdulillah banyak dukungan kepada saya, dari klub, Asprop dan juga pelatih dan pemain. Jika tidak ada yang memulai membicarakan ini, tentu kerusakan sepak bola kita akan semakin parah," pungkas Djohar.


(RIZ)