Bea Cukai Gagalkan Ekspor Ilegal Rotan dan Kayu

- 21 Maret 2013 04:32 wib
MI/Immanuel Antonius/vg
MI/Immanuel Antonius/vg

Metrotvnews.com, Jakarta: Pihak Bea dan Cukai menggagalkan ekspor 17 kontainer rotan dan kayu ilegal yang rencananya akan dikirim ke China. Dalam dokumen pemberitahuannya, pelaku menyebutkan 17 kontainer tersebut merupakan bahan baku pembuatan sabun.

"Namun setelah kami deteksi, saat melewati alat X-Ray, diketahui isinya adalah rotan dan kayu yang memang termasuk jenis barang yang tidak boleh diekspor," ujar Kepala Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Rofiq di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (20/3).

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengeskpor dengan menggunakan nama perusahaan lain sebagai eksportir, yaitu PT BKP, PT SIM, PT MIM, dan PT GSE.

Rofiq menjelaskan, pelaku juga sudah ditahan setelah berhasil ditangkap satu minggu lalu di Pelabuhan Tanjung Priok.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, 11 kontainer berisikan rotan kupas dan olahan, dan 6 kontainer lainnya berisi kayu sonokeling pacakan, kayu cendana gelondongan, dan bongkahan kayu gaharu. "Diperkirakan nilai barangnya Rp2,3 miliar," jelas Rofiq.

Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono menambahkan, berdasarkan Permendag No. 35/M-DAG/PER/11/2011 Pasal 2, rotan termasuk barang kategori ex pos tarif yang dilarang dieskpor. Sama halnya, jelas dia, kayu bulat untuk semua jenis kayu juga tidak bisa diekspor, sebagaimana Permendag No 01/M-Dag/PER/1/2007 tentang Ketentuan Umum di Bidang Ekspor. "Itulah kenapa ini kami tahan," tandas Agung. (Thomas Harming Suwarta)

()

Bakal calon presiden dari PDIP, Joko Widodo. -- Surya Perkasa

Teka-Teki Deklarasi Cawapres Jokowi

24 April 2014 21:51 wib

JOKOWI suguhkan teka-teki tentang cawapresnya.