Pemerintah Perlu Teliti Asumsi Makro APBN 2016

Arif Wicaksono    •    Rabu, 24 Jun 2015 19:23 WIB
ekonomi indonesia
Pemerintah Perlu Teliti Asumsi Makro APBN 2016
Illustrasi, ( ANT/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Banggar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Johnny G. Plate mengatakan pemerintah perlu mengoreksi estimasi target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah dalam 
Rencana Angggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2015.

Ia menaruh perhatian terhadap target indikator tingkat kemiskinan 9,0 sampai 10,0 persen dan rasio gini 0,39 persen pada APBN 2016. Demikian pula dengan indeks pembangunan manusia yang dipatok di angka 70,1.

"Ini menjadi catatan kita agar betul-betul di analisis pada saat RAPBN 2016 menjadi undang-undang dan sudah menjadi kewajiban kita untuk memenuhinya," ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Namun dia mengapresiasi penurunan pertumbuhan ekonomi kisaran 5,5 sampai 6,0 persen, lebih rendah dari estimasi pada anggaran APBNP 2015 sebelumnya yang berkisar 5,8 sampai 6,2 persen. Menurut anggota Fraksi 

NasDem tersebut asumsi makro yang dibangun pemerintah lebih realistis dan diharapkan mampu memberikan pesan positif kepada pasar.

Plate menambahkan angka yang dipaparkan dan diajukan pemerintah hampir semuanya bagus namun ia juga mengatakan bahwa angka tersebut perlu merujuk angka pencapaian pada APBN-P  2015 yang lalu.

"Sampai di mana tingkat keberhasilannya saat ini. Kalau tidak nanti angka-angka yang kita pasang ini juga nanti menjadi pertanyaan," ujarnya. 



(SAW)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

6 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA