Ruki: Jujur, Saya tak Setuju dengan Dana Aspirasi

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 25 Jun 2015 06:25 WIB
dana aspirasi
Ruki: Jujur, Saya tak Setuju dengan Dana Aspirasi
Pelaksana Tugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrachman Ruki. (Foto: MI/M. Irfan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaksana Tugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrachman Ruki menyatakan tidak setuju dengan usulan dana aspirasi DPR sebesar Rp11,2 triliun di 2016. Namun, dia tak bisa melawan keputusan politik tersebut. 

"Secara pribadi jujur saja saya tidak setuju, namun kalau sudah jadi keputusan politik mau diapakan," kata Ruki saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2016).

Menurut dia, di negara demokratis seperti Indonesia, pendapat orang per orang tidak bisa dijadikan pegangan untuk sebuah keputusan publik. Dia hanya bisa mengimbau, jika nanti usulan tersebut disetujui, sistemnya harus dikelola dengan baik, jangan sampai disalahgunakan anggarannya.

"Karena ini sudah jadi keputusan politik, saya hanya bisa mengatakan sistemnya harus ditata dengan baik. Jangan diberikan peluang terjadi penyimpangan-penyimpangan," ujar Ruki.

Pasalnya jika ada penyimpangan, kata dia, urusannya akan berhadapan dengan ranah hukum. "Kalau terjadi penyimpangan akan menyebabkan inefisiensi," jelas dia.

Sebelumnya, DPR dalam Sidang Paripurna Selasa, 23 Juni lalu, menyetujui mekanisme usulan dana aspirasi untuk dibahas lebih lanjut. Meskipun, ada tiga fraksi yang menolak yakni PDIP, NasDem, dan Hanura.


(OGI)