Sistem Tilang Elektronik Terkendala Sarana-Prasarana

   •    Kamis, 21 Mar 2013 14:43 WIB
Sistem Tilang Elektronik Terkendala Sarana-Prasarana
MI/Panca Syurkani/rj

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur Jenderal Pudji Hartanto belum bisa memastikan kapan sistem tilang elektronik diberlakukan. Menurut Pudji, masih banyak kendala yang harus diselesaikan.

"Kendalanya berkaitan dengan sarana dan prasarana yang harus terkoordinasi. Jangan nanti ada sektoral. Kami mengajukan terus, dari Pemda juga mengajukan. Itu semua harus terintegrasi," kata Pudji di Kantor Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/3).

Jenderal bintang dua itu menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah DKI Jakarta untuk mewujudkan sistem tersebut. Berbagai persiapan dilakukan secara bertahap, mulai dari pendataan, peralatan, dan regulasi.

"Itu semua sudah dijadwalkan. Kita lihat nanti," kata Pudji.

Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) alias tilang elektronik sudah diujicoba sejak 2011. Dengan sistem itu, tilang tidak lagi dilakukan oleh petugas. Tetapi Cukup dengan sensor yang dipasang di berbagai sudut jalan.

Begitu ada kendaraan terdeteksi melewati sensor, secara otomatis terfoto kendaraannya. Hasil foto dikirim ke TMC Polda Metro Jaya untuk dilacak identitasnya melalui database. Setelah diketahui, surat tilang dikirim via pos ke rumah yang bersangkutan.

"Tidak ada lagi sentuhan langsung petugas dengan masyarakat. Diharapkan menjadi suatu penegakan hukum yang betul-betul objektif," kata Pudji.