Mentan Senang Bojonegoro Hasilkan 19.000 Ton Bawang Merah

Angga Bratadharma    •    Kamis, 25 Jun 2015 11:53 WIB
kementan ads
Mentan Senang Bojonegoro Hasilkan 19.000 Ton Bawang Merah
Mentan Amran (Foto: dokumentasi Kementan)

Metrotvnews.com, Bojonegoro: Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku senang mendapat laporan bahwa Bojonegoro, Jawa Timur, mampu menyumbang produksi bawang merah sebanyak 19.000 ton. Hal ini semakin memantapkan pihaknya bahwa tidak diperlukan impor untuk memenuhi kebutuhan bawang merah nasional.

Laporan ini disampaikan Bupati Bojonegoro Suyoto, saat mendampingi kunjungan kerja (kunker) Mentan Amran terkait kekeringan lahan pertanian di wilayah Bojonegoro.

"Perlu Pak Menteri ketahui, bahwa Bojonegoro memiliki lahan pertanian khusus bawang merah seluas 300 hektare yang mampu berproduksi 19 ribu ton tiap panen," ujar Suyoto, di Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/6/2015).

Atas capaian itu, Pemkab Bojonegoro mendukung penuh langkah Kementerian Pertanian (Kementan) untuk tidak mengeluarkan kebijakan impor terkait komoditas bawang merah. "Kami gembira sekali Pak Menteri tidak mengimpor bawang merah. Karena kami siap menyumbang pasokan bawang merah. Bahkan, kami sudah membentuk UPDT khusus bawang merah," ungkap Suyoto.

Menanggapi hal tersebut, Mentan Amran siap men-support penuh Kabupaten Bojonegoro dalam mengembangkan lahan pertanian bawang merah. Selain siap memberikan bantuan benih, pemerintah pusat akan memberikan anggaran khusus untuk perluasan lahan dan meminta Perum Bulog siap membeli hasil produksi.

"Bisa tidak itu lahan bawang merah ditambah? 100 hektare lagi kalau bisa. Kami akan bantu benihnya. Kami akan siapkan anggarannya," janji Mentan Amran.

Namun begitu, Mentan Amran tetap mengingatkan agar pemerintah daerah tetap fokus terhadap masalah kekeringan di Bojonegoro. Karena, bila masalah kekeringan ini belum teratasi juga, bisa jadi lahan pertanian bawang merah akan turut terimbas dampaknya.

"Kami dari pusat akan mendukung pengembangan lahan bawang merah. Tapi jangan lupa masalah kekeringan diatasi dulu. Apa saja yang dibutuhkan, disampaikan saja," ujar Mentan Amran.

Sebelumnya, Mentan Amran telah memberikan bantuan 300 unit pompa air untuk Pemkab Bojonegoro untuk mengantisipasi kekeringan pertanian. "Tadi Pemkab Bojonegoro melalui Pak Bupati meminta tambahan bantuan pompa air 27 unit, tetapi kami katakan untuk Bojonegoro, kami beri bantuan pompa air sebanyak 300 unit," kata Mentan Amran.

Mentan mengatakan, pemberian bantuan pompa air dalam jumlah besar ini sebagai langkah kongkrit mengantisipasi kekeringan yang mulai melanda lahan pertanian Bojonegoro di awal musim kemarau 2015. "Dan saya minta dalam waktu satu minggu pompanya sudah ada di petani, kita harus gerak cepat atasi kekeringan," pungkas Mentan.


(ABD)