Copa America 2015

Pelatih Uruguay: Kartu Merah Cavani Sulit Dijelaskan

Achmad Firdaus    •    Kamis, 25 Jun 2015 13:01 WIB
copa america 2015
Pelatih Uruguay: Kartu Merah Cavani Sulit Dijelaskan
Momen saat Edinson Cavani diganjar kartu merah oleh wasit Sandro Ricci (Foto: AFP/CLAUDIO REYES)

Metrotvnews.com, Santiago: Juara bertahan Uruguay akhirnya harus angkat koper dari pentas Copa America 2015. Secara tragis, Uruguay tersingkir usai kalah 0-1 dari tuan rumah, Cile.

Bukan skor 0-1 yang menggambarkan tragisnya kekalahan Uruguay, melainkan jalannya pertandingan. Dalam pertandingan itu, dua pemain Uruguay yakni Edinson Cavani dan Jorge Fucile harus keluar lapangan lantaran mendapat dua kartu kuning (merah).

Kartu merah yang diterima Cavani pada menit ke-63 ialah hal yang paling sulit diterima kubu La Celeste -julukan Uruguay-. Ia dituding wasit sudah menyikut atau menanduk pemain Cile, Gonzalo Jara sehingga si pemain terjatuh dengan memegangi wajahnya.

Namun, keputusan wasit terbukti salah. Ia tertipu dengan aksi teatrikal Jara yang berakting seakan-akan baru dijahati. Dalam tayangan ulang, bomber Paris Saint Germain (PSG) itu sama sekali tidak melakukan tindakan apapun pada Jara.

Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez tak bisa berkata apa-apa selain menyalahkan wasit Sandro Ricci atas insiden tersebut. Menurutnya, wasit asal Brasil itu sudah melakukan kesalahan besar.

"Saya berharap bisa kalah dengan cara yang lain. Saya melihat tayangan ulang televisi. Itulah kenyataannya," tegas Tabarez yang melihat Jara mengerang kesakitan hanya karena bersentuhan dengan tubuh Cavani.

"Kita tahu di mana kita berada (Cile). Kita juga tahu, ketika wasit ragu akan sebuah insiden, maka penonton bisa memberikan pengaruh. Tapi, dia pasti akan menyesali keputusannya karena itu adalah keputusan yang salah," tegasnya.

Tak hanya Cavani, Uruguay juga harus kehilangan satu pemain lain, yakni Jorge Fucile pada menit ke-88. Pemain yang berposisi sebagai bek sayap ini mendapatkan kartu kuning kedua (merah) karena melakukan tekel dua kaki pada Alexis Sanchez.

Bersamaan dengan diusirnya Fucile dari lapangan, wasit Ricci juga mengusir pelatih 68 tahun itu dari pinggir lapangan akibat melakukan protes keras.

"Saya salah telah meninggalkan area teknis. Tapi dari semua yang sudah saya katakan, saya merasa wasit sudah mengambil keputusan yang tidak perlu," tandasnya.

Sebelum Fucile diusir, Cile sukses mencetak gol kemenangan lewat tembakan Mauricio Isla pada menit ke-81. Kemenangan 1-0 ini praktis mengantar Cile lolos ke semifinal dan akan berhadapan dengan pemenang antara Bolivia dan Peru yang baru akan bertanding, Jumat 26 Juni 2015 pagi hari WIB. (FourFourTwo)


(ACF)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

2 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA