Usai Meminta Maaf, Pelaku Bom Boston Divonis Mati

Willy Haryono    •    Kamis, 25 Jun 2015 13:47 WIB
bom boston
Usai Meminta Maaf, Pelaku Bom Boston Divonis Mati
Dzhokhar Tsarnaev, pelaku pemboman di acara maraton di Boston, AS, pada 2013. AFP / -- / US DEPARTMENT OF JUSTICE

Metrotvnews.com, Boston: Pelaku 'bom boston' Dzhokhar Tsarnaev meminta maaf kepada semua korbannya untuk kali pertama dalam sebuah persidangan di Boston, Amerika Serikat, Rabu (24/6/2015). 

Warga AS keturunan Chechen itu divonis mati setelah terbukti melancarkan serangkaian pemboman saat acara lari marathon di Boston pada 2013. Peristiwa yang menelan tiga korban jiwa itu merupakan serangan terorisme terparah di AS sejak 11 September 2011. 

"Saya ingin meminta maaf kepada korban dan korban selamat," tutur pria 21 tahun itu, seperti dikutip AFP

"Saya memang bersalah," tegas dia, dengan sedikit aksen Rusia. "Kenyataan ini sudah tidak dapat diragukan lagi."

"Saya meminta maaf atas nyawa yang telah saya ambil, atas penderitaan dan kerusakan yang telah saya buat," ungkap Tsarnaev. 

Hakim George O'Toole secara resmi menjatuhkan vonis mati, yang terbentuk lewat suara 12 juri pada 15 Mei. Tim jaksa menyebut Tsarnaev sebagai teroris yang tidak menunjukkan rasa bersalah. 

"Saya menjatuhi Anda hukuman mati," tegas O'Toole kepada Tsarnaev, yang langsung dibawa pergi petugas marshal.

Tsarnaev akan menjadi terpidana mati di Terre Haute Indiana, tapi tim jaksa menyebut dirinya mungkin dapat berakhir di penjara dengan penjagaan super ketat, ADX Florence di Colorado. 


(WIL)

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

34 minutes Ago

Rencananya, Deisti akan diperiksa, besok, Senin, 20 November 2017.

BERITA LAINNYA