Pembangunan Pusat Data Telkom di Singapura Bahayakan Rahasia Negara

Krisiandi    •    Kamis, 25 Jun 2015 14:24 WIB
telkom
Pembangunan Pusat Data Telkom di Singapura Bahayakan Rahasia Negara
Supiadin. Foto: NasDem

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi I DPR Supiadin AS menilai pembangunan pusat data Telin 3 Telkom di Singapura bisa membahayakan kerahasiaan negara. Terlebih apabila Telin 3 digunakan untuk menyimpan data milik negara. 

Ia menganjurkan pemerintah untuk memilah konten yang akan disimpan di sana. “Harus hati-hati. Terlarang itu kalau pemerintah menyimpan rahasia negara di pusat data di Singapura. Bisa dibuka semua rahasia negara kita,” ujar Supadin melalui keterangan tertulisnya yang diterima Metrotvnews.com, Kamis (25/6/2015).

Anggota Fraksi NasDem ini juga menyoroti operasional pusat data Telkom di Singapura yang menggandeng tiga perusahaan asal Singapura. Ketiga operator ini adalah Infocom Development Authority of Singapore (IDA), Singapore Economic Development Board (EDB), dan Jurong Town Corporation (JTC). Sehingga, menurut Supiadin, kehati-hatian mutlak diperlukan dalam memandang kerja sama ini.

Walau tidak mengetahui detil isi perjanjian antara Telkom, Singapore Telecommunications Limited dan ketiga perusahaan yang menjadi operator Telin 3, namun ia mengingatkan pemerintah untuk tak lengah menjaga rahasia negara.

Menurut Supiadin, sebenarnya pemerintah tak perlu menggandeng perusahaan asing, bahkan negara tetangga dalam hal ini. Ia lebih menyarankan pemerintah memaksimalkan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) untuk menyimpan data ketimbang menyimpannya di pusat data di Singapura.

“Kita kan punya Lembaga Sandi Negara, kenapa harus di Singapura? Bahaya itu, nanti bisa dibuka semua (rahasia negara),” paparnya.

Terkait ekspansi bisnis Telkom, mantan Asisten Operasi Panglima TNI ini tetap mendukung Telkom sebagai role model bagi BUMN yang Go Internasional.

Akan tetapi sebagai BUMN, ia mengingatkan untuk mengkaji seluruh kerjasama yang dilakukan Telkom dengan perusahaan manapun di dunia. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kerugian di pihak Indonesia. Baginya, kerjasama yang dilakukan haruslah memenuhi tiga aspek.

“Kerja sama haruslah ada asas resiprokal, menguntungkan Indonesia, dan prinsip saling menghormati. Kalau tidak memenuhi ketiganya, jangan nekad buat kerjasama,” tegasnya.

Pusat data Telin 3 Telkom yang terbesar milik Indonesia tengah dibangun di Singapura dengan total investasi USD115 juta. Ekspansi bisnis dari salah satu BUMN ini dimaksudkan sebagai upaya Go Internasional guna melayani pasar premium internasional.

Selain itu, pusat data ini juga akan digunakan untuk penguatan dan pengembangan e-government di Indonesia, bekerja sama dengan jaringan telekomunikasi Singapura, Singtel.


(KRI)

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

18 minutes Ago

Rencananya, Deisti akan diperiksa, besok, Senin, 20 November 2017.

BERITA LAINNYA