Aprindo Berharap Suku Bunga Acuan Turun ke 5%

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 25 Jun 2015 15:13 WIB
bi rate
Aprindo Berharap Suku Bunga Acuan Turun ke 5%
Aprindo (Foto: dokumentasi Aprindo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) Roy Nicolas Mandey memperkirakan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 7,5 persen tidak akan berubah. Sehingga, untuk mendukung produktivitas produsen tidak akan menaikkan harga.

Meskipun begitu, dirinya tetap berharap suku bunga acuan tersebut bisa diturunkan dan mencapai angka lima persen atau enam persen. Hal ini penting karena suku bunga acuan merupakan acuan bagi industri perbankan di Indonesia.

"Kalau kita bicara turun satu sampai 1,5 persen sudah bagus. Bermain di angka lima sampai enam  persen sudah happy. Itu harapan para peretail. Karena BI rate jadi katalisator segala perbankan," ujarnya, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan MI Ridwan Rais Nomor 5, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2015).

Menurutnya, idealnya besaran suku bunga acuan BI harus bisa disamakan dengan besaran suku bunga pinjaman atau tabungan perbankan. "Setara dengan suku pinjaman, tabungan, dan lain-lain. Pinjaman, kalau (BI) rate naik, akan pengaruhi nilai produktivitas. Itu yang bersyukur BI keluarkan statement dipertahankan," tandas dia.

Sebelumnya, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI rate sebesar 7,50 persen, dengan suku bunga deposit facility 5,50 persen dan lending facility ada level 8,00 persen. Keputusan tersebut sejalan dengan upaya untuk menjaga agar inflasi berada dalam sasaran 4 plus minus satu persen pada 2015 dan 2016.



(ABD)

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

43 minutes Ago

Politikus Partai Golkar Ade Komaruddin siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusu…

BERITA LAINNYA