Go-Jek Terlarang di Kawasan Binus

Fauzan Hilal    •    Kamis, 25 Jun 2015 15:22 WIB
gojek
Go-Jek Terlarang di Kawasan Binus
ilustrasi Gojek. (Foto:MI/Panca)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mahasiswa Universitas Binus Kemanggisan diminta waspada jika ingin menggunakan jasa Go-Jek. Sebab, banyak ojek pangkalan yang melakukan sweeping terhadap keberadaan Go-Jek.
 
Mahasiswa Binus, THM, mengatakan, ojek pangkalan sekitar Jalan Anggrek dan Jalan KH Syahdan sedang gencar melakukan sweeping Go-Jek. Ia menceritakan, sekitar pukul 11.30 WIB dirinya sudah janjian dengan pengemudi Go-Jek di depan kampus. Namun, hingga waktu yang ditentukan, Go-Jek tak ditemukan.  Saat mencari Go-Jek pesanannya, THM dihampiri seorang tukang ojek pangkalan.
 
“Dia nanya, mau naik ojek mas? Saya bilang engga pak. Terus dia bilang Go-Jeknya tidak ada, kalau mau naik ojek di sebelah sana, sambil nunjuk pangkalannya,” kata THM, Kamis (25/6/2015).
 
Karena merasa penasaran, THM akhirnya menghubungi Go-Jek pesanannya. Berdasarkan pengakuan pengemudi Go-Jek, dia disuruh pergi oleh tukang ojek pangkalan. “Gue bilang ke drivernya untuk menjauh.  Gue terpaksa jalan agak jauh supaya bisa naik Go-Jek,” ujarnya.
 
THM mengungkapkan, tukang ojek pangkalan selalu berkeliling mencari Go-Jek untuk diusir. “Saya sudah alami kejadian ini dua kali,” katanya.
 
Sebelumnya, Go-Jek di kawasan Jalan Syahdan juga mengalami hal serupa. Angkutan roda dua berseragam hijau itu kerap diteriaki dan diancam oleh ojek pengkalan. “Sekarang kalau mau pesan, gue memilih nunggu di tempat yang tidak terlihat tukang ojek. Ketika naik dan berjalan melewati pangkalan ojek, mereka kompak meneriaki kami,” ujarnya.
 
THM berharap tukang ojek pangkalan introspeksi diri dengan tidak menerapkan tarif seenaknya. “Intinya, semakin mereka mengusir Go-Jek, akan membuat kami semakin antipati terhadap ojek pangkalan,” katanya.


(FZN)