Menteri Perekonomian Disorot, JK: Masih Banyak yang Harus Didorong

Dheri Agriesta    •    Kamis, 25 Jun 2015 16:09 WIB
reshuffle kabinet
Menteri Perekonomian Disorot, JK: Masih Banyak yang Harus Didorong
Wapres Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menanggapi komentar miring terhadap kinerja Menteri Kabinet Kerja di bidang perekonomian. JK melihat, setiap menteri memiliki capaian yang berbeda dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi saat ini.

"Ada yang mencapai, ada yang masih bekerja," kata JK, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2015).

JK sadar, tak semua menteri di bidang ekonomi yang telah mencapai target. Lagipula, penilaian terhadap kinerja menteri-menteri itu tak bisa dengan kinerja enam bulan saja. Waktu yang lebih banyak seharusnya diberikan untuk dapat melihat kinerja optimal dari menteri-menteri itu. Namun, JK juga menyadari ada banyak menteri yang harus didorong kinerjanya.

"Tapi, memang banyak yang harus didorong peningkatannya," pungkas JK.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudrajat mengatakan, pemerintah harus optimistis dalam menanggapi sentimen pasar. Oleh karena itu, menteri di bidang ekonomi harus mengerti situasi dan kondisi di lapangan. Mereka pun dituntut dapat menyelesaikan permasalahan dalam jangka pendek dan menengah.

"Saya berharap ada perombakan. Kementerian yang mengurusi ekonomi itu paling banyak disorot," kata Ade, Rabu 24 Juni.

Diketahui, Presiden Joko Widodo meminta seluruh menteri untuk mengumpulkan laporan kinerja enam bulan menjabat. Dari laporan itu, Jokowi akan menilai kinerja menteri yang bersangkutan. Permintaan Jokowi ini sontak membuat isu perombakan kabinet yang sempat hening kembali memanas.


(ABD)