Perampok Bakar Rumah Korban

Ian: Saya Punya Utang Rp500 Ribu dan Ingin Pinjam Uang

Golda Eksa    •    Kamis, 25 Jun 2015 17:01 WIB
perampokan di jakarta
Ian: Saya Punya Utang Rp500 Ribu dan Ingin Pinjam Uang
Rumah rumah mewah di Jalan Siaga I RT01/05, Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang terbakar--Metro TV

Metrotvnews.com, Jakarta: Dede Heriyan alias Ian, 38, pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap Aryani, 35, pekerja rumah tangga, ditangkap polisi. Ian nekat menghabisi nyawa korban dengan menusukan pisau 15 kali ke bagian perut.

Usai menggasak uang tunai miliaran rupiah dan sejumlah peralatan elektronik, tersangka berupaya meninggalkan jejak dengan membakar rumah majikan Aryani.

Insiden, Rabu (24/6/2015) pukul 07.45 WIB, di sebuah rumah mewah di Jalan Siaga I RT01/05, Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, itu dilatari persoalan sepele.

"Saya punya utang Rp500 ribu dan ingin pinjam uang. Tapi saya khilaf," ucap Ian kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (25/6/2015).

Sembari menundukan kepala, warga Citayam, Kota Depok, itu menceritakan aksi kejinya. Semula tidak ada niat Ian membunuh. Pembunuhan terjadi lantaran Angga, anak pemilik rumah, tak bersedia meluluskan permintaan pelaku.

Saat itu Angga kebetulan sedang tidak berada di rumah. Di rumah hanya ada Aryani dan anaknya berusia 11 tahun. Ian kesal dan menjalankan skenario jahat dengan mengancam korban.

Berbekal sebilah pisau kecil yang sudah dipersiapkan, Ian memaksa korban menunjukan kamar Yopita Prihapsari, pemilik rumah. Ian meminta korban tidak melawan dan berteriak.

Ancaman yang disampaikan pelaku tidak direspons korban. Aryani spontan berteriak minta pertolongan. Mendengar hal tersebut pelaku panik dan akhirnya nekat menghujani tubuh korban dengan pisau yang ada di gengamannya.

Melihat target tersungkur bersimbah darah, tersangka lantas mengambil sehelai kain sarung untuk mengikat tubuh korban. Pelaku kemudian mendobrak pintu kamar Yopita dan mencuri ratusan lembar uang dollar AS senilai Rp3 miliar beserta sejumlah peralatan elektronik.

Ironisnya, pelaku tidak langsung melarikan diri dengan uang hasil curiannya. Ia malah sempat keluar lokasi untuk membeli 2 liter bensin dan kemudian membakar rumah tersebut. "Karena saya berniat menghilangkan jejak," terang Ian.

Pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai penjaga rumah kos yang berada di samping rumah korban kemudian kabur usai memastikan lokasi telah dilalap api.


(YDH)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA