Evaluasi SEA Games 2015

Hasil Evaluasi SEA Games 2015: KONI dan KOI Ingin Bersatu

Kautsar Halim    •    Kamis, 25 Jun 2015 20:13 WIB
sea games 2015
Hasil Evaluasi SEA Games 2015: KONI dan KOI Ingin Bersatu
Peserta evaluasi SEA Games XXVIII/2015 Singapura foto bersama (Dok: MTVN/Kautsar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemerosotan prestasi Indonesia pada ajang SEA Games XXVIII 2015 membuat seluruh stakeholder tergerak untuk bertugas lebih baik. Bahkan, salah satu hasil evaluasi yang digelar di Gedung Kemenpora, Kamis 25 Juni, menyebutkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akan bersatu.

Indonesia gagal mencapai target secara umum pada ajang multi event Asia Tenggara yang berakhir pekan lalu tersebut. Target menjadi runner up meleset karena kontingen Merah Putih hanya finis di urutan kelima.

Dalam evaluasi SEA Games tadi siang, disebutkan dengan tegas salah satu penyebab kegagalan tersebut adalah karena kepengurusan olahraga di Tanah Air belum berjalan dengan baik. Salah satunya hubungan KONI dan KOI yang tak kunjung akur hingga kini.

Meski begitu, kedua belah pihak akhirnya bisa sama-sama mengakui bahwa sengketa tersebut harus segera diakhiri. Pasalnya, dualisme di antara mereka sudah merembet hingga pengurus besar beberapa cabor, yang akhirnya mengganggu prestasi atlet itu sendiri.

"Ke depannya saya harap KOI dan KONI tidak selalu mengurus permasalahan yang kurang penting seperti kasus lima ring atau yang lainnya. Oleh karena itu kami ingin KOI dan KONI bisa bersatu," ujar Ketua KOI Rita Subowo pada kesempatan pidatonya di Gedung Kemenpora, Kamis (25/6/2015).

Keinginan mempersatukan KONI dan KOI itu langsung mendapat tanggapan dari Menpora Imam Nahrawi, yang hadir dalam acara tersebut. Imam berharap keinginan tersebut bisa segera menjadi kenyataaan.

"Saya senang dalam acara ini ada pemikiran penyatuan KONI dan KOI, saya kira itu terobosan yang luar biasa. Semoga ini bisa berlanjut menjadi kenyataan," tutur Imam seusai acara.

"Saya support sekali karena biar tidak ada tumpang tindih di antara cabor juga. Saya senang ada komitmen dari Pak Tono Suratman (Ketua KONI) dan Ibu Rita Subowo untuk kembali duduk semeja," tambahnya.


(RIZ)