Ditolak jadi KaBin, Sutiyoso: Itulah Demokrasi

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 25 Jun 2015 21:34 WIB
kepala bin
Ditolak jadi KaBin, Sutiyoso: Itulah Demokrasi
Tim Gabungan Relawan Jokowi Mendukung Sutiyoso jadi Kepala Bin - MTVN/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Letjen Purn TNI Sutiyoso mendengar sejumlah suara sumbang tak kala dirinya diumumkan sebagai Calon Tunggal Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Sutiyoso mengaku tidak terusik dengan suara tersebut.

"Tentu saja terjadi pro dan kontra. Terutama kepada diri saya. Saya menghormati. Itulah demokrasi," kata pria yang akrab disapa Bang Yos itu di Restoran Madam Ching, Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2015).

Kepada yang pro, Mantan Gubernur DKI Jakarta satu dekade itu mengimbau agar menyalurkan dukungan sesuai dengan Undang-undang yang ada. Dia meminta relawan pendukungnya untuk mengingatkan wakil rakyat di DPR, agar meluluskan dirinya saat fit and proper test, Selasa pekan depan.

"Saya apresiasi yang telah mendukung saya. Dukungan itu salurkan sesuai Undang-undang yang ada," tukas dia.

Bang Yos menyadari tugas BIN sangat berat. Apalagi peran dia sebagai mata dan telinga Presiden Joko Widodo. Di pundaknya juga terdapat sejumlah rahasia negara. Dengan itu, ia akan tunduk dan bersikap loyal kepada negara dan presiden.

"Saya tidak akan membuat malu kalian (relawan). Loyalitas tegak lurus kepada negara yang saat ini dipimpin Jokowi," ungkap dia.

Langkah pertama yang akan dilakukan Bang Yos jika lulus sebagai Kepala BIN, ia akan melakukan konsolidasi secara internal. Ia akan mengecek kondisi aparat BIN dan alat-alat tempurnya. Menurut Bang Yos, ancaman terbesar bangsa adalah nilai tukar rupiah yang melemah.


(REN)

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

35 minutes Ago

Fredrich dianggap melewati batas dalam memberikan keterangan dan informasi tentang Novanto yang…

BERITA LAINNYA