Risma Akan Diadang Koalisi Gemuk

Amaluddin    •    Kamis, 25 Jun 2015 21:38 WIB
pilkada serentak
Risma Akan Diadang Koalisi Gemuk
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: Antara/Didik Suhartono

Metrotvnews.com, Surabaya: Enam partai politik (parpol) akan membentuk koalisi gemuk untuk mengadang duet petahanan, Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana, pada pemilihan wali kota Surabaya 9 Desember mendatang. Koalisi partai besar yang akan diumumkan pekan depant itu, terdiri dari Gerindra, Demokrat, PKS, PKB, Golkar, dan PAN.

"Kami memang realistis dengan situasi politik saat ini, sehingga koalisi partai besar itu insyallah akan di-launching pekan depan," ujar Wakil Ketua I Dewan Pimpinan Cabang PKB Surabaya, Satuham, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/6/2015).

Menurutnya, deklarasi koalisi besar itu telah disepakati bersama dalam pertemuan dengan enam petinggi parpol. Salah satu pembahasan dari pertemuan itu adalah langkah-langkah yang akan dilakukan oleh koalisi partai besar sehingga dapat memunculkan calon sendiri dan mampu menyaingi pasangan Risma-Whisnu.

"Kemarin malam perwakilan enam parpol itu berkumpul untuk membicarakan koalisi partai besar ini," katanya.

Menurut Satuham, koalisi partai besar ini merupakan bukti bahwa parpol di Surabaya mempunyai tanggung jawab masing-masing dalam memunculkan calon wali kota dan wakil wali kota.

Di sisi lain, koalisi ini akan mementahkan rencana PDIP yang menggagas pilwali Surabaya berasaskan musyawarah mufakat atau aklamasi untuk pasangan Risma-Whisnu. "Kalau aklamasi, PDIP terlalu enaklah," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, Sutadi, membenarkan adanya pertemuan untuk membentuk koalisi gemuk itu.

Ia menolak tegas adanya wacana aklamasi yang digagas PDIP. Alasannya, apabila hanya ada satu pasangan calon dalam Pilwali Kota Surabaya, maka berarti ada kegagalan demokrasi di Kota Surabaya. "Masalah nanti siapa calonnya, kami masih menunggu keputusan bersama," kata dia.

Hanya saja Sutadi menyarankan calon yang akan diusung bersama harus figur yang memiliki visi dan misi memperbaiki Surabaya. Selain itu, berpotensi menang melawan pasangan incumbent. "Semua calon dari masing-masing partai memiliki peluang yang sama untuk diusung bersama-sama," kata dia.

Pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana kian santer didengungkan menjadi pasangan calon yang berasaskan musyawarah mufakat atau aklamasi. Wacana itu tampak jelas ketika Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana mengumpulkan pimpinan partai politik di rumah dinasnya untuk membahas pilwali Kota Surabaya.

Wacana yang baru digagas itu akan diajukan oleh pimpinan parpol ke dewan pempinan pusat masing-masing. Namun, ternyata banyak parpol yang menolaknya.


(UWA)

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

34 minutes Ago

Fredrich dianggap melewati batas dalam memberikan keterangan dan informasi tentang Novanto yang…

BERITA LAINNYA