Korupsi Rp9.9 Miliar, Wakil Bupati Nias Selatan Dituntut 5 Tahun Penjara

Puji Santoso    •    Kamis, 25 Jun 2015 22:36 WIB
kasus korupsi
Korupsi Rp9.9 Miliar, Wakil Bupati Nias Selatan Dituntut 5 Tahun Penjara
Wakil Bupati Nias Selatan Hukuasa Ndruru - foto: NBC

Metrotvnews.com, Medan: Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menuntut Wakil Bupati Nias Selatan Hukuasa Ndruru lima tahun penjara denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa menilai Hukuasa terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama terkait pengadaan lahan Balai Benih Induk di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera utara.

"Memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan memutus perkara supaya menjatuhkan pidana pada terdakwa Hukuasa Ndruru lima tahun penjara denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan," kata Jaksa Agustini saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (25/6/2015).

Jaksa menilai Hukuasa bersalah melakukan tindak pidana korupsi terkait pengadaan lahan Balai Benih Induk senilai Rp9.9 miliar. Dalam melakukan aksinya, Jaksa menilai Hukuasa bersama sama dengan Sekda Pemkab Nisel Feriaman Sarumaha, pemilik tanah yang juga adik kandung Bupati Nisel, Firman Adil Dachi, serta Kepala Sub Bidang Pendataan dan Keperawatan BPKKD Nisel, Yokie Adi. Yokie, telah divonis bebas dalam kasus ini.

Terkait tuntutan Jaksa, Hukuasa bakal mengajukan nota pembelaan atau pledoi. Pembacaan pledoi dijadwalkan berlangsung Kamis (2/7/2015) depan.

Dalam kasus ini, Bupati Nisel, Idealisman Dachi masih menjalani pemeriksaan. Dia juga terseret kasus korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Nisel yang merugikan keuangan negara Rp7.5 miliar.


(REN)

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

41 minutes Ago

Politikus Partai Golkar Ade Komaruddin siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusu…

BERITA LAINNYA