Jokowi: Kita Bisa Kembalikan Kejayaan Timah Indonesia

Desi Angriani    •    Kamis, 25 Jun 2015 23:37 WIB
jokowi-jk
Jokowi: Kita Bisa Kembalikan Kejayaan Timah Indonesia
Pabrik PT Timah (Persero). ANTARA FOTO/Maha Eka Swasta

Metrotvnews.com, Jakarta: Kendati saat ini kondisi timah nasional masih terpuruk, Presiden Joko Widodo tetap optimis kejayaan timah Indonesia dapat kembali berada dipuncaknya.

Demikian disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas yang digelar di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

"Saya sangat optimis bahwa kejayaan timah Indonesia sebagai komoditas andalan di pasar dunia akan bisa kita kembalikan," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan, diperlukan perbaikan regulasi dalam hal tata niaga ekspor dan perdagangan dalam negeri agar timah ilegal tak marak. Begitu pula dengan pengelolaan atau manajemen antara gubernur, PT Timah dan seluruh perusahaan swasta yang turut serta.

"Saya kira ini hanya masalah manajemen. Kalau ini kita bisa selesaikan, terutama yang berhubungan dengan illegal mining," pungkas dia.

Diketahui, perusahaan pelat merah di sektor pertambangan, PT Timah Tbk (TINS) mengalami kerugian Rp19,1 miliar sepanjang kuartal I-2015, dari posisi laba sebesar Rp95,02 miliar di kuartal I-2014. Demikian seperti dikutip dalam laporan keuangan perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/4/2015).

Adapun posisi aset PT Timah menjadi Rp9,10 triliun di kuartal I-2015, atau turun dari posisi aset sebesar Rp9,75 triliun di akhir 2014.

Dalam ratas itu, dihadiri pula Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri ESDM Sudirman Said, Dirjen Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot, Kapolri Badrodin Haiti, dan Dirut PT Timah Sukrisno.


(REN)