Antisipasi Penolakan, Polisi Kawal Operasi Pasar Benhil

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 26 Jun 2015 10:43 WIB
ramadan 2015
Antisipasi Penolakan, Polisi Kawal Operasi Pasar Benhil
Warga memanggul beras yang dibeli di operasi pasar di halaman Kementerian Perdagangan, Jakarta, Minggu 21 Juni 2015. Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Operasi oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) di Pasar Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, mendapat pengawalan polisi. Hal itu mengantisipasi adanya penolakan dari para pedagang.

"Ada polisi di sini yang mengamankan, untuk mengantisipasi bila ada aksi penolakan karena harga jauh lebih murah dari harga jual di pasar," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Harry Sulistiadi di Pasar Bendungan Hilir, Jumat (26/6/2015).

Operasi pasar akan berlangsung hingga sore nanti. Sebanyak 25 anggota polisi diterjunkan selama operasi tersebut berlangsung. Hingga saat ini, operasi pasar berlangsung kondusif.

Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian ikut operasi di Pasar Bendungan Hilir, pagi tadi. Dua hari lalu, polisi sudah mensosialisasikan akan adanya operasi pasar. "Reaksinya (para pedagang) positif," tutur Harry.

Menurut dia, kebanyakan warga yang datang ke Pasar Bendungan Hilir membeli barang untuk digunakan sendiri. Mereka membeli barang secukupnya. "Kalau penjual kan beli banyak," ucapnya.

Dalam operasi pasar diketahui, Bulog menjual beras mulai Rp7.600 hingga Rp9.500 per kilo gram (tergantung kualitas beras), gula Rp10.900 per kilogram, minyak goreng Rp12.500 per kilogram, cabai Rp20 ribu per kilogram dan bawang Rp17 ribu per kilogram.


(TRK)