Uji Coba Belum Efektif, DKI Tetap Satukan Layanan Kopaja-TransJakarta

Wanda Indana    •    Jumat, 26 Jun 2015 10:54 WIB
transjakarta
Uji Coba Belum Efektif, DKI Tetap Satukan Layanan Kopaja-TransJakarta
kopaja melitas di jalur TransJakarta. (Foto: MI/Immanuel)

Metrotvnews.com, Jakarta: Uji coba bus Kopaja trayek P20 (Lebak bulus-Senen) di bawah manajemen PT TransJakarta belum efektif, sopir Kopaja masih seenaknya keluar masuk jalur TransJakarta untuk mengambil penumpang. Namun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menunda pengintegrasian tersebut.
 
Ketua Umum Kopaja Nanang Basuki mengatakan, uji coba Kopaja P20 memang belum efektif, karena gaji yang dibayar masih sistem setoran. Nanang yakin, jika sistem rupiah per kilo meter sudah diterapkan, aksi ugal-ugalan itu tak akan terjadi lagi.
 
Ia mengungkapkan, dipilihnya Kopaja P20 untuk uji coba, karena penumpang di trayek itu sangat tinggi. "Demand-nya banyak, tapi penertibanya saja yang kurang," kata Nanang kepada Metrotvnews.com, Jumat (26/6/2015).
 
Meski uji coba belum memuaskan, kerjasama pengintegrasian layanan Kopaja dengan TransJakarta tetap dimulai bulan depan. "Kopaja tetap kerja sama dengan TransJakarta. Kami akan dibayar rupiah per kilometer. Pak Gubernur berharap dalam satu bulan sudah berjalan," katanya.
 
Sementra itu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama tidak mempermasalahkan uji coba Kopaja P20. Kata dia, tak perlu ada persiapan khusus untuk penyatuan layanan Kopaja dengan TransJakarta. "(Persiapan) Gampang, tiap hari sudah bawa bus kok," ucap Ahok.


(FZN)