Musisi dan Band Ini Tidak akan Anda Temui Lagunya di Layanan Streaming

Agustinus Shindu Alpito    •    Jumat, 26 Jun 2015 12:45 WIB
spotify
Musisi dan Band Ini Tidak akan Anda Temui Lagunya di Layanan Streaming
Foto: The Beatles / Stereogum

Metrotvnews.com, Jakarta: Dewasa ini, streaming musik jadi pilihan menjanjikan bagi penikmat musik. Biaya berlangganan yang terjangkau dengan akses ke jutaan lagu membuat aplikasi dan situs streaming musik jadi alternatif baru.

Dari segala penyedia layanan streaming musik yang ada, mulai Spotify, Rdio, Guvera, Tidal, hingga yang terbaru Apple Music, memiliki satu kekurangan yang sama. Tidak memiliki katalog lagu dari musisi dan band berikut.

1. The Beatles
Pada 2012, Apple memperoleh hak unduh digital dari album-album The Beatles. Hal itu membuat album band asal Liverpool itu hanya tersedia di iTunes. Sejauh ini belum ada kabar bahwa hak cipta dari karya-karya The Beatles akan ditransformasikan untuk tersedia di katalog berbagai layanan streaming.

2.  Thom Yorke
Album solo dari pentolan Radiohead ini juga tidak akan Anda temukan di katalog berbagai layanan streaming. Lain halnya dengan album-album Radiohead yang bisa dengan mudah diakses di Spotify. York memang dikenal idealis sekaligus eksperimentalis dalam memperlakukan karyanya. Ia pernah merilis album solonya, Tomorrow's Modern Boxes melalui BitTorrent dengan harga USD6.

3. AC/DC
Grup musik dari Australia ini nampaknya masih konservatif soal layanan streaming musik. Satu-satunya akses digital yang diberlakukan AC/DC sejauh ini adalah beli-unduh, seperti yang diterapkan oleh toko musik maya iTunes.

4. Garth Brooks
Musisi dengan penjualan album ketiga terbesar setelah the Beatles dan Elvis Presley itu belum bisa dinikmati karyanya di layanan streaming musik. Alih-alih menghindari dunia digital, Garth Brooks justru membuat gebrakan dengan menjual koleksi albumnya melalui situsnya dengan harga terbilang murah, USD29,99. Harga itu termasuk paket delapan album lama, dua album baru, singel baru, bonus lagu plus proyek perayaan 25 tahun karier yang berisi 30 lagu dan 30 video musik.

5. Pete Townshend
Musisi sepuh asal Inggris ini nampaknya tidak bisa menerima perubahan iklim dunia musik. Jangankan memberikan izin karyanya bisa didengarkan secara streaming, menjual dengan sistem beli-unduh pun dia seperti tidak sudi. Salah satu pernyataannya yang terkenal, Pete menyebut iTunes sebagai vampir dalam bentuk digital. 


(AWP)