Ada Tembok Setinggi Dua Meter di Tengah Jalan Raya di Bekasi

Ilham wibowo    •    Jumat, 26 Jun 2015 13:20 WIB
blokir jalan
Ada Tembok Setinggi Dua Meter di Tengah Jalan Raya di Bekasi
Tembok di Tengah-Tengah Jalan Raya--Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Bekasi: Dedeh Rusdiah, warga RT01 RW07 Kelurahan Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi, nekat memblokir Jalan Pembangunan. Dia memblokir jalan dengan cara membangun tembok di tengah-tengah jalan raya.

Itu dilakukan Dedeh lantaran sakit hati. Enam bangunan kios miliknya dihancurkan oleh petugas Satpol PP Kabupaten Bekasi. Enam bangunan kios milik Dedeh yang oleh warga biasa dipanggil 'Enci' dihancurkan ketika aksi penggusuran lahan milik kas desa di Jalan Pembangunan, sebelah Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi.

"Enci keburu sakit hati, harga diri, dibilang gitu," tutur Petugas Ketertiban Kelurahan Cikarang Kota, Herianto Tewel saat ditemui Metrotvnews.com di kantor Kelurahan Cikarang Kota, Kabupaten Bekasi, Jumat (26/6/2015).

Dedeh yang mengklaim pemilik tanah memblokir jalan lantaran enam kios di atas tanahnya ikut tergusur 16 Juni lalu. Menurut Dedeh, Satpol PP menggusur tanpa prosedur. Ia berdalih kios miliknya berizin dan menempati lahan pribadi.

"Mungkin kalau pada saat penggusuran Enci langsung memperlihatkan surat yang katanya surat tanah miliknya, kejadian ini tidak akan terjadi," kata Herianto.

Pantauan Metrotvnews.com, dinding setinggi dua meter pada sisi barat dan timur Jalan Pembangunan masih berdiri kokoh. Sejumlah warga yang hendak melewati jalan ini terpaksa harus memutar arah melewati gang sempit atau masuk melewati teras Pasar Baru Cikarang berdesakan dengan pengunjung pasar.

Jalan Pembangunan merupakan jalan alternatif yang sering digunakan warga untuk menghindari kemacetan lalu lintas di Jalan Raya RE Martadinata dan Jalan Raya Yos Sudarso Kabupaten Bekasi.


(YDH)