Keluarga Tak Percaya Pembunuh Putri Mengarah ke R

Aedy azeza ulfi    •    Jumat, 26 Jun 2015 15:15 WIB
pembunuhan di ciledug
Keluarga Tak Percaya Pembunuh Putri Mengarah ke R
Ilustrasi--Metrotvnews.com/Aedy Azeza Ulfi

Metrotvnews.com, Tangerang: Keluarga Putri Marisa Sakina menyerahkan kasus tewasnya remaja 13 tahun itu ke polisi. Keluarga tak percaya jika pelaku mengarah ke kakak Putri, R.

"Saya enggak tahu, saya enggak tahu. Soal itu bagaimana polisi saja," ujar adik ayah Putri berinisial E kepada Metrotvnews.com di depan rumah Putri, Jalan Mesjid Albaidoh RT 3/5 Kampung Duku, Sudimara Selatan, Ciledug, Tangerang, Jumat (26/6/2015).

E mengatakan, selama ini R bersikap baik. Jika pelaku mengarah ke R, E tidak percaya. "Saya tidak percaya, R anaknya baik dan saleh sejak kecil," ucapnya.

Dia berharap agar media tidak terburu-buru menuding R sebagai pelaku. Sebab hingga saat ini belum ada bukti mengenai pelaku adalah R. "Saya melihat berita di televisi, sudah menyebut R pelaku, kan belum terbukti, coba media jangan berlebihan," kata E.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal mengatakan, polisi belum menetapkan tersangka pembunuh Putri. Tapi kuat dugaan pembunuh Putri tak lain kakaknya sendiri, R.

"Dugaan (R), tapi kita tidak bisa menduga sebelum ada bukti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes M. Iqbal, di Mapolda Metro Jaya, Selasa 23 Juni lalu.

Dari hasil visum oleh tim dokter polisi, remaja yang tewas dengan leher tersayat di Ciledug itu tak diperkosa. Kanit Reskrim Polsek Ciledug AKP Efendi mengatakan, tidak ada bukti Putri diperkosa.

Hasil visum ini mementahkan dugaan motif pemerkosaan pada pembunuhan Putri. Efendi menuturkan dari visum itu selaput dara Putri masih utuh. Artinya, Putri masih perawan.

Efendi enggan memaparkan lebih lanjut mengenai dugaan motif lain pada kasus pembunuhan Putri. Putri ditemukan tewas pada 7 Juni dengan posisi badan tertelungkup dan leher berlumuran darah. Saat ditemukan, perempuan 13 tahun itu masih mengenakan handuk. Saat kejadian, Putri hanya berdua dengan R di rumah.


(YDH)