BI: Utang Yunani Tidak Berdampak Signifikan ke Indonesia

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 26 Jun 2015 15:21 WIB
ekonomi yunani
BI: Utang Yunani Tidak Berdampak Signifikan ke Indonesia
Ilustrasi. Reuters/Francois Lenoir

Metrotvnews.com, Jakarta: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan masalah penyelesaian utang Yunani yang berlarut-larut  tidak akan dirasakan oleh negara berkembang, termasuk Indonesia. Dia mengatakan penyaluran dana dari Yunani ke negara berkembang sangat sedikit sekali.

"Menurut saya tidak berpengaruh,  eksposure dari negara berkembang kepada Yunani juga sudah minimal sekali," ujar Mirza di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2015).

Dirinya menambahkan, kalau masalah Yunani di pasar keuangan sudah dikalkulasi  lama. Permasalahannya dimulai dari 2011 hingga 2015 dan kondisinya berbeda jauh. Pada waktu 2011 dan 2015 perbankan Eropa yang punya eksposure di Yunani besar sekali.

"Kalau sekarang itu yang sudah hampir tidak ada dampak ke institusi keuangan di Eropa tidak besar," lanjut dia.

Namun dia mengingatkan potensi pasar yang terus bergejolak akibat dari permasalahan Yunani. Pemerintah akan terkena dampak karena akan mengalami kesulitan dalam mengelola likuiditas yang terbatas.

"Dampak dari Yunani sendiri akan terus menimbulkan gejolak apalagi jika anggaran pemerintah tidak cukup. Karena anggaran pemerintah tidak cukup, begitu juga dengan perbankan," pungkasnya.

 


(SAW)