Protes Operasi Uber di Prancis, Sopir Taksi Sulut Kerusuhan

Fajar Nugraha    •    Jumat, 26 Jun 2015 15:28 WIB
protes uber
Protes Operasi Uber di Prancis, Sopir Taksi Sulut Kerusuhan
Protes sopir taksi menentang Uber di Prancis (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Paris: Pengemudi taksi melakukan aksi mogok sebagai protes beroperasinya taksi Uber. Aksi protes ini sayangya berakhir dengan kerusuhan.

Sopir-sopir taksi tersebut membakar ban dan memblokir jalanan di sepanjang jalanan Prancis pada Kamis (26/6/2015). Aksi ini adalah akumulasi kekesalan para sopir atas Uber.

Beberapa sopir yang mengamuk bahkan memukuli mobil yang terjebak macet dengan alat pemukul yang mereka bawa.

Bagi para sopir, tarif taksi Uber yang dinilai murah telah merebut mata pencaharian mereka. Mereka tak terima lahan uangnya direbut oleh perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu. Demikian diberitakan New Zealand Herald, Jumat (26/6/2015).

Meskipun tuntutan hukuman sudah beberapa diajukan terhadap layanan UberPop, para pengemudi masih terus memenuhi jalanan di Prancis. Bahkan mereka terus merekrut sopir baru. Uber mengklaim, total setiap bulannya mereka mendapatkan 400 ribu pelanggan di Prancis.

Sementara akibat kerusuhan yang terjadi, polisi anti huru-hara langsung mengejar para sopir taksi yang melakukan aksi mogok. Mereka dari sopir itu membakar ban di tengah jalan di saat jam padat.

Pelaku protes masuk ke jalan Kota Paris dan menimbulkan kemacetan parah. Namun mereka segera pergi di saat polisi mengejarnya.

Surat Kabar The Liberation mengatakan, seorang sopir taksi dikabarkan menyerang fotografer. Sedangkan beberapa sopir taksi lainnya menyerang sebuah mobil yang tampak seperti taksi Uber. Mereka pun merobek ban mobil itu tampak mobil itu terbalik di tengah jalan.

Sementara di bandara, polisi memeriksa mobil yang masuk demi menghindari adanya kekerasan lanjutan.
 
(FJR)