Pimpin Rapat Terbatas, JK: Kita Bahas Penggunaan Mata Uang

Dheri Agriesta    •    Jumat, 26 Jun 2015 15:40 WIB
jusuf kalla
Pimpin Rapat Terbatas, JK: Kita Bahas Penggunaan Mata Uang
Wapres Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengumpulkan sejumlah Menteri Kabinet Kerja di Kantor Wakil Presiden. Rapat terbatas yang dilakukan kali ini membahas tentang penggunaan mata uang.

"Itu yang akan kita bicarakan. Tentu bagaimana caranya karena kalau dolar masuk beli barang itu juga devisa masuk sebenarnya. Jadi, bagaiamana aturannya kita lebih perjelas," kata JK, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2015).

Dalam rapat terbatas tersebut dihadiri oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Koordinator Perekenomian Sofyan Djalil, dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Rapat dimulai sekitar pukul 14.30 WIB.

JK menekankan bahwa pemerintah akan membicarakan permasalahan ini. JK mengatakan, nominasi penggunaan mata uang harus menggunakan rupiah. Tapi, mata uang dolar harus tetap masuk ke dalam negeri. "Kalau di dalam negeri beli barang di toko ya tentu jangan pakai dolar. Kalau kau beli ipad di Glodok, jangan pakai dolar tapi pakai rupiah," kata JK.

JK mengaku, dengan adanya upaya ini pemerintah ingin mengurangi penggunaan mata uang asing di dalam negeri. "Agar kita tidak perlu banyak menggunakan mata uang asing," pungkas JK.


(ABD)