Menko: Kita Beri Tambahan Subsidi KUR Rp875 Miliar

Husen Miftahudin    •    Jumat, 26 Jun 2015 15:53 WIB
kur
Menko: Kita Beri Tambahan Subsidi KUR Rp875 Miliar
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil (MTVN/Husen)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah mengatakan bunga fasilitas pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 22 persen sudah terlalu mahal dan akan diturunkan menjadi 12 persen.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan penurunan bunga menjadi 12 persen serta kenaikan dana KUR Rp300 triliun membuat pemerintah membutuhkan dana tambahan subsidi sebesar Rp875 miliar.

"Sehingga kalau kita salurkan Rp30 triliun selama setahun, maka penerima (KUR) kita subsidi sebanyak Rp875 miliar," tutur Sofyan di Jakarta, Jumat (26/6/2015).

Dia mengatakan hal ini merupakan usaha pemerintah setelah berdiskusi dengan pihak perbankan terkait subsidi yang akan diberikan melalui pemotongan bunga pinjaman KUR. Perbankan hanya mau menurunkan bunga pinjaman dari 22 persen menjadi 19 persen.

"Bunga tinggi sekali tapi subsidi negara juga cukup tinggi, jadi kita ubah dengan skema yang lebih hemat," katanya.

Akhirnya, pemerintah pun harus menanggung biaya penurunan bunga pinjaman tujuh persen kepada pihak perbankan yang menyalurkan KUR.

"Jadi kita subsidi tujuh persen sehingga penerima KUR itu akan mendapatkan kredit dengan bunga 12 persen," jelasnya.

 


(SAW)