Wagub Akui JPO DKI Tak Ramah untuk Disabilitas

Wanda Indana    •    Jumat, 26 Jun 2015 16:05 WIB
djarot saiful hidayat
Wagub Akui JPO DKI Tak Ramah untuk Disabilitas
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat. (Foto: Wanda)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merevitalisasi Jembatan Penyebrangan Orang (JPO). Jembatan yang ada saat ini tidak ramah bagi penyandang disabilitas.
 
"Nanti akan kami kaji bagaimana ‎sistem pembangunanya, modelnya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2015).
 
Mantan Wali Kota Blitar itu belum dapat memastikan apakah tahun ini ada pembangunan JPO. Dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi  dan Dinas Sosial DKI. "Saya belum tahu. Nanti saya akan koordinasi ke Dinas Sosial dan Perhubungan," ungkapnya.
 
Djarot mengatakan, pembangunan JPO nantinya tidak akan menggunakan eskalator seperti di Salemba, Jakarta Pusat. Sebab JPO itu menyulitkan penyandang disabilitas. "JPO tak butuh eskalator. Orang kita malas jalan, padahal sehat. Ada yang perlu eskalator ada yang tidak," lanjutnya.
 
Djarot akan mengkaji JPO yang menggunakan eskalator di Salemba agar semua orang, termasuk penyandang disabilitas, dapat menggunakan JPO itu.
 
"Harusnya eskalator untuk disabilitas yang gak bisa jalan. Tapi yang nikmati yang waras dan sehat-sehat, tidak ada toleransi sebetulnya kita. Akan kami kaji agar layak dan banyak banyak yang menggunakan," pungkasnya.


(FZN)