Polisi Amankan Puluhan Ton Beras Organik Palsu

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 26 Jun 2015 17:24 WIB
beras
Polisi Amankan Puluhan Ton Beras Organik Palsu
Beras organik palsu. foto: MTVN/Lukman Diah

Metrotvnews.com, Jakarta: Demi keuntungan, pelaku kejahatan memalsukan beras kualitas standar menjadi beras kualitas lebih baik dengan label organik dan bebas gula.

"Hari ini, kami berhasil mengamankan satu tersangka dan penyelidikan mendalam masih dilakukan terhadap kasus ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/6/2015).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Mudjiono mengatakan, seorang tersangka berinisial G mendapat kiriman beras standar asal Cipinang merek Burung Dara. "Kemudian, kemasannya diganti menjadi beras merek Riso Soil Organik, beras organik, bebas pestisida, dan dengan pengujian ahli," jelasnya.

Mudjiono menjelaskan proses menyulap beras nonorganik menjadi beras organik palsu yang dilakukan G. Diawali beras merek Burung Dara kemasan karung seberat 50 kilogram dimasukan ke tong. 

"Setiap satu tong, untuk empat karung beras (palsu)," ungkapnya.

Di dalam tong itu telah dilengkapi kain yang disemprot cairan pewangi panda. Selain pewangi, bahan-bahan kimia juga dicampurkan.

"Dimasukkan juga bahan kimia berupa dua butir tablet Fumiphos. Selanjutnya, didiamkan sehari semalam," jelas dia.

Setelah didiamkan, beras palsu itu dimasukan ke kantong-kantong beras ukuran kecil untuk dikemas ulang menjadi merek organik. Tersangka membuat sendiri merek beras organik dengan menyantumkan hasil uji BPOM.

"Ini semua (beras) asalnya merk Burung Dara, beras palsu semua," tegasnya.

Ada enam mereka beras palsu produksi tersangka G. 

1. Super Pandan Wangi berat 10 liter dengan harga jual Rp229 ribu;

2. Super Long Grain berat 10 liter dengan harga jual Rp270 ribu;

3. Super Ramos Setra berat 10 liter dengan harga jual Rp280 ribu;

4. Ratu Ayu Brand berat 10 liter dengan harga jual Rp260 ribu;

5. Beras Riso Soil Organik Free Sugar 0 persen berat lima liter dengan harga jual Rp60 ribu;

6. Beras Riso Soil Organik Free Sugar 0 persen berat dua liter dengan harga jual Rp40 ribu.

Padahal, beras merek Burung Dara hanya dijual Rp11.400 per kilogram. "Tapi beras merek Riso Soil Organil seharga Rp31.600 per kilo," ungkap dia.



Bahan kimia dicampur beras

Polda Metro Jaya mengamankan barang bukti 30 ton beras Burung Dara, 3,7 ton beras Riso Soil Organik Setra Ramos ukuran dua liter, 1,5 ton beras Riso Soil Organik Pandan Wangi ukuran lima liter, 14,9 ton beras Ratu Ayu ukuran 10 kilogram, 660 kilogram beras Rojo Lele, dan 40 kilogram beras Riso Biru. 

Selain itu, kemasan beras palsu siap pakai, mesin jahit, pewangi pandan, stiker organik, tong, mesin pres, juga bahan kimia berupa 112 criatal silica gel, dan 4 botol Fumiphos.


(TRK)