Beras Organik Palsu Beredar di Supermarket Jabodetabek

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 26 Jun 2015 17:28 WIB
beras
Beras Organik Palsu Beredar di Supermarket Jabodetabek
Kombes Pol Mudjiono merilis beras palsu---Metrotvnews.com/Lukman

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi berhasil mengamankan seorang tersangka dalam pegolosan beras standar menjadi organik. Beras berbahan kimia itu sudah beredar di super market di Jabodetabek.

"Ini dipasarkan ke supermarket besar di seluruh Jabodetabek," ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Mudjiono di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2015).

Menurut Mudjiono, tersangka berinisial G tak hanya sekali melakukan aksinya. G telah menyulap beras kualitas standar merk Burung Dara olahan Cipinang menjadi beras organik palsu selama dua tahun tiga bulan.

Dalam sebulan, kata Mudjiono, G melakukan tiga kali pengemasan. Dengan pasokan sebanyak 30 sampai 100 ton. "Setiap bulannya sebanyak 100 ton," ungkap dia.

Tak tanggung, omset yang didapat tersangka mencapai Rp12 miliar selama dua tahun.

Dalam aksinya, tersangka menyulap beras standar dengan mencampur beras menggunakan pewangi pandan serta Fumiphos. Fumiphos adalah bahan beracun yang digunakan untuk mengendalikan hama yang merusak hasil pertanian.

"Pelaku kita jerat UU konsumen dan pangan," tukasnya.

Untuk diketahui, merk-merk yang dibuat tersangka adalah:

1. Super Pandan Wangi 10 liter dengan harga jual Rp229 ribu
2. Super Long Grain 10 liter dengan harga jual Rp270 ribu
3. Super Ramos Setra 10 liter dengan harga jual Rp280 ribu
4. Ratu Ayu Brand 10 liter dengan harga jual Rp260 ribu
5. Beras Riso Soil Organik Free Sugar 0% 5 liter dengan harga jual Rp60 ribu, dan
6. Beras Riso Soil Organik Free Sugar 0% 2 liter dengan harga jual Rp40 ribu.


(TII)