Cegah Mers, JK: WNI Jangan Cium Unta Dulu

Dheri Agriesta    •    Jumat, 26 Jun 2015 19:28 WIB
mers
Cegah Mers, JK: WNI Jangan Cium Unta Dulu
Wakil Presiden Jusuf Kalla--MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Wabah virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) menghantui warga Indonesia. Wakil Presiden Jusuf Kalla tak terlalu khawatir dengan kondisi ini karena pencegahan yang dilakukan warga Indonesia.

"Karena sebelum berangkat (Umroh atau Haji) harus diimunisasi dulu. Itu salah satu pencegahnya," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2015).

Pemerintah telah memberlakukan program pencegahan virus dan wabah  sejak lama. Izin pun tidak bisa keluar bila warga tidak diimunisasi terlebih dahulu.

Selain itu, JK juga mengimbau kepada warga negara Indonesia untuk menghindari kontak dengan hewan di timur tengah. Salah satunya Unta yang menjadi media penyebaran virus MERS.

"Ya tentu juga di sana, ya tidak boleh cium-cium Unta begitu. Tidak boleh pegang-pegang Unta dulu," kata pria asli Makassar ini setengah bercanda.


Tenaga medis di Korea Selatan memakai pelindung agar tidak terjangkit virus MERS di Konkuk University Hospital di Seoul, 24 Juni 2015--AFP

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyebut, belum ada laporan pasien virus MERS di Indonesia hingga saat ini. Indonesia, kata Nila, cukup berpengalaman menghadapi virus ini.

"Belum ada, karena Indonesia mengikuti health regulation. Kita punya pengalaman dengan MERS," kata Nila F Moeloek usai menghadiri penutupan Rakernas PMI di Jalan H Fachrudin, Jakarta Pusat, Rabu 10 Juni.

Nila telah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi untuk menanggapi bahaya virus ini. Imbauan pun telah diberikan kepada WNI yang melakukan perjalanan dari dan menuju Korea Selatan dan daerah terjangkit lainnya.


(SUR)