PM Kuwait: Serangan Bom di Kuwait Untuk Goncang Persatuan

Surya Perkasa    •    Sabtu, 27 Jun 2015 02:12 WIB
isis
PM Kuwait: Serangan Bom di Kuwait Untuk Goncang Persatuan
Jemaah Mesjid Imam Sadiq, Kuwait, berhamburan dari dalam aula setelah serangan terjadi--BBC.com

Metrotvnews.com, Kuwait: Warga Kuwait dikejutkan serangan bom yang menyasar Mesjid Imam Sadiq yang berada di bagian timur Ibu Kotanya. Perdana Menteri Kuwait, Syekh Jaber al-Mubarak al-Sabah meminta warganya untuk tetap bersatu.

Syekh Jaber mengatakan serangan yang menewaskan 25 jiwa ini sebagai upaya untuk persatuan bangsa Kuwait. Terutama dengan banyaknya kelompok pendukung ISIS yang mulai meningkatkan intensitas serangan di kawasan timur tengah belakangan ini.

"Tapi ini terlalu sulit untuk mereka (ISIS), dan kita jauh lebih kuat dibandingkan itu (serangan)," kata dia seperti yang dilansir dari BBC, Jumat (26/6/2015).

Emir Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah langsung datangi tempat kejadian setelah serangan yang juga melukai 202 jiwa ini terjadi.

Sebuah bom bunuh diri meledak di mesjid Syiah, Kuwait. Bom yang meledak saat ibadah salat Jumat itu setidaknya menewaskan 25 orang dan melukai 202 orang.

Menteri Dalam Negeri Kuwait mengatakan bom yang tersebut meledak di Mesjid Imam Sadiq, timur kota Kuwait. Kelompok yang terkait dengan ISIS menjadi dalang serangan di mesjid tersebut.

Setelah serangan, kelompok terafiliasi ISIS yang menamai dirinya Provinsi Najd mengklaim jadi dalang di balik serangan ini. Kelompok tersebut juga mengaku menjadi dalang serangan ke mesjid syiah di Arab Saudi sepekan belakangan.

Setidaknya sudah ada 3 serangan beruntun yang terjadi di beberapa negara dalam bulan Ramadan ini. Mulai dari serangan di pabrik Prancis, penembakan di pantai Tunisia dan serangan bom di ibukota Kuwait.

Serangan ini terjadi setelah juru bicara ISIS mendorong seluruh pengikutnya untuk meningkatkan serangan selama Ramadan.


(SUR)