Polisi Dipecat karena Mengunggah Selfie Kontroversial di Facebook

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 27 Jun 2015 08:07 WIB
facebook
Polisi Dipecat karena Mengunggah Selfie Kontroversial di Facebook
Foto selfie yang menyebabkan Dildine dipecat. (Facebook, ABC News 4)

Metrotvnews.com: Saat 9 orang mati terbunuh karena penembakan atas nama kebencian pada satu ras tertentu yang terjadi di gereja di Charleston, Carolina Selatan, bendera konfederasi Amerika mendapat cap yang buruk. Nikky Haley, Gubernur Carolina Selatan menyebutkan sudah waktunya bendera tersebut berhenti digunakan.

Bahkan beberapa toko online besar sekalipun, seperti Amazon, Etsy, eBay dan Walmart telah memutuskan untuk menghentikan penjualan berbagai barang yang menampilkan gambar bendera ini.

Meskipun begitu, Shannon Dildine, seorang anggota kepolisian di Carolina Utara, tetap nekat untuk mengambil gambar selfie saat dia hanya mengenakan celana pendek bergambar bendera konfederasi Amerika. Gambar ini lalu diunggah ke Facebook.

Sampai sekarang, masih belum diketahui kapan tepatnya Dildine mengunggah foto tersebut ke Facebook, tetapi foto selfie tersebut dengan cepat menjadi viral. Dan pada hari Selasa (23/6/2015) lalu, foto ini menjadi pembicaraan hangat di kota tempat tinggalnya.

Keesokan harinya, seperti dilaporkan The Post and Courier, kepala kepolisian Eddie Driggers mengirimkan sebuah surat pada Dildine untuk menjelaskan alasan mengapa dia dipecat.

"Gambar yang Anda unggah dapat dikaitkan dengan pekerjaan Anda sebagai bagian dari Kepolisian Charleston Utara dan membuat masyarakat menghubungkan Anda dan pihak kepolisian dengan sebuah gambar yang menjadi simbol dari kebencian dan penindasan kepada sekelompok masyarakat yang seharusnya kita lindungi," kata Driggers dalam suratnya. (Mashable)


(ABE)