Aksi Teror di Prancis

Pelaku Teror Prancis Miliki Kaitan dengan Gerakan Salafi

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 27 Jun 2015 11:56 WIB
teror di prancis
Pelaku Teror Prancis Miliki Kaitan dengan Gerakan Salafi
Seorang tersangka serangan di Prancis (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Paris: Pihak berwenang Prancis berhasil menangkap pelaku dari serangan di pabrik Air Product. Yassin Salhi, dinilai memiliki kaitan dengan kelompok Salafi.

Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve mengakui bahwa Yassin diselidiki atas radikalisasi dan memiliki hubungan dengan kelompok Salafi. Penyelidikan terhadapnya dilakukan sembilan tahun lalu.

"Dia diselidiki pada 2006 lalu atas tuduhan radikalisasi namun penyelidikan tidak diperbaharui hingga 2008. Dia tidak memiliki catatan kriminal," ujar Cazeneuve, seperti dikutip AFP, Sabtu (27/6/2015).

"Individu ini memiliki kaitan dengan gerakan salafi tetapi sebelumnya tidak pernah teridentifikasi memiliki partisipasi dalam kegian teror," lanjutnya.

Menurut Cazeneuve, Salhi masih tetap dalam pengawasan pihak intelijen. Dia pun tinggal di sekitar Lyon, yang tidak jauh dari lokasi penyerangan.

Kejadian itu berlangsung di pabrik Air Product di Saint Quentin Favallier, Grenoble. Dua orang melakukan serangan ke pabrik, sementara satu orang dilaporkan tewas dengan kondisi kepala terpenggal.

Kedua pelaku diketahui membawa bendera ISIS saat melakukan penyerangan. Suara ledakan juga terdengar dalam kejadian ini.

Selain menewaskan satu orang, insiden mengerikan juga menyebabkan beberapa orang lainnya terluka.

Sementara kelompok Salafi dikenal sebagai kelompok ekstrimis.


(FJR)