Demokrat: Jokowi Tak Perlu Pandang Parpol untuk Mereshuffle

Desi Angriani    •    Sabtu, 27 Jun 2015 12:52 WIB
reshuffle kabinet
Demokrat: Jokowi Tak Perlu Pandang Parpol untuk Mereshuffle
Rapat Kabinet Kerja----MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Wacana reshuffle kabinet kembali mengemuka setelah Presiden Joko Widodo meminta laporan dari tiap menterinya. Laporan tersebut memunculkan dugaan, reshuffle segera dilaksanakan.

Menurut juru bicara Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, Jokowi tak perlu memandang partai jika ingin mengangkat atau memberhentikan menteri.

"Pak Jokowi tidak perlu memandang parpol lagi ke depannya," kata Didi dalam diskusi publik di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta, Sabtu (27/6/2015).

Penilaian itu disampaikan Didi lantaran ada menteri yang saling silang jika ada masalah. Menteri tersebut, kata Didi, seperti tak takut dengan Presiden Jokowi yang adalah atasannya.

Menurutnya, selama ini komposisi menteri kabinet kerja tak ideal lantaran ada bagi-bagi kursi. Terlebih ada beberapa kementerian yang kerap silang mendapat alias tak kompak.

"Jangan-jangan menteri Pak Jokowi patuh pada ketum partai," sebut Didi.

Karena itu, Didi menyebut, Jokowi sebaiknya mencari kader terbaik bukan dari partai. Tapi kader terbaik bangsa. "Tunjuk yang bisa bekerja dan patuh pada Presiden. Kader terbaik bangsa yang harus dipilih," tegas dia.

Sementara itu, pengamat politik M Qodari menyebut, survei terhadap kepuasan kinerja pemerintah juga mengalami penurunan. Namun, angkanya masih 58 persen dan relatif aman.

"Apabila tingkat kepuasan ke Presiden di bawah 50 persen biasanya kalah dia, kalau ada pemilihan lagi. Tapi tingkat kepercayaan saya kira masih begitu tinggi," sebut Qodari.


(TII)