Gas Lapangan Senoro Hasilkan LNG Perdana di Kilang DSLNG

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 27 Jun 2015 13:05 WIB
gas
Gas Lapangan Senoro Hasilkan LNG Perdana di Kilang DSLNG
Ilustrasi (ANTARA FOTO/ Feny Selly)

Metrotvnews.com, Jakarta: Produksi gas dari lapangan Senoro milik Joint Operating Body Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB-PMTS) yang dialirkan ke kilang Donggi Senoro LNG (DSLNG) telah mencapai 145 MMSCFD dan DSLNG telah memproduksi LNG perdana (First Drop LNG) pada 24 Juni, sekitar pukul 19.12 WITA.

Diharapkan, dalam 30-40 hari ke depan pengapalan perdana ke pembeli dapat dilakukan. Secara bertahap, lapangan Senoro akan terus mengalirkan gas dalam jumlah lebih besar ke kilang DSLNG hingga mencapai puncak kapasitas produksi sebesar 310 MMSCFD.

Direktur Utama MedcoEnergi Lukman Mahfoedz mengaku pihaknya bangga dengan pencapaian ini. Produksi dari Lapangan Senoro ini akan memberikan kontribusi dalam peningkatan produksi nasional di tengah menurunnya produksi Migas Indonesia.

Ia menambahkan, integrasi bisnis Senoro ini akan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan adanya pusat LNG baru, pabrik ammonia yang sedang dibangun dan listrik yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Banggai.

"Proyek ini merupakan suatu kebanggaan karena dengan penyelesaian proyek ini akan mengukuhkan MedcoEnergi sebagai Perusahaan Migas Swasta Migas nasional yang sudah mampu mengembangkan usaha LNG di Indonesia," ungkapnya, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (26/6/2015).

Selain memproduksi gas sebesar 310 MMSCFD, Lapangan Senoro  ini juga menghasilkan kondensat sebesar 8.000 BOEPD dengan masa kontrak operasi hingga 2027. JOB-PMTS juga akan memasok kebutuhan gas ke PT Panca Amara Utama (PAU) sejumlah 55 MMSCFD dan PLN sebesar lima MMSCFD.

JOB-PMTS merupakan operator dari wilayah kerja Blok PSC Senoro-Toili di Sulawesi Tengah. Pemegang saham JOB-PMTS ini terdiri atas  MedcoEnergi (30 persen), PT Pertamina (50 persen), dan Tomori E&P Ltd (20 persen).

Kilang LNG Donggi Senoro, berkapasitas 2,1 juta ton per tahun, telah menjalani tahap uji coba (commissioning phase) dengan sukses dan aman sejak Oktober 2014 hingga memasuki tahap operasi pada awal Juni 2015.

Kilang ini merupakan kilang gas alam cair keempat di Indonesia dan yang pertama dikembangkan dengan skema hilir yang memisahkan produksi gas di hulu dengan pengolahan gas di hilir. Kilang tersebut dikelola oleh PT Donggi-Senoro LNG yang sahamnya dimiliki oleh PT Pertamina Hulu Energi, Medco LNG Indonesia, dan Sulawesi LNG Development.


(ABD)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA