Aksi Teror di Prancis

Korban Dipenggal dalam Serangan Prancis adalah Atasan Pelaku

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 27 Jun 2015 13:14 WIB
teror di prancis
Korban Dipenggal dalam Serangan Prancis adalah Atasan Pelaku
Lokasi kejadian penyerangan di Prancis (Foto: Sky News)

Metrotvnews.com, Paris: Seorang pelaku yang melakukan serangan di pabrik gas di Prancis, memenggal seorang pria dalam aksinya. Ternyata korban yang dipenggal itu adalah atasannya.

Polisi menemukan kepala korban tergantung di pagar pabrik. Korban adalah manajer berusia 54 tahun, di tempat di mana pelaku bekerja sebagai kurir.

"Potongan kepala itu ditemukan tergantung di pagar pabrik dengan diselimuti dua bendera," ujar Jaksa Penuntut Umum Paris Francois Molins, seperti dikutip AFP, Sabtu (27/6/2015).

Serangan di pabrik Air Product berlangsung bersamaan dengan penembakan brutal di Tunisia yang menewaskan 39 orang. Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengaku bertanggungjawab dalam kejadian di Tunisia.

"Tidak ada kaitan sama sekali, kecuali menegaskan bahwa terorisme adalah musuh bersama," tegas Presiden Prancis Francois Hollande.

"Prancis harus tetap waspada dan harus mampu melindungi diri sendiri," sebut Hollande, sudah kembali dari pertemuan Uni Eropa di Brussels, Belgia.

Kepolisian Prancis berhasil menangkap pelaku serangan yang sebelumnya melarikan diri. Pelaku diketahui bernama Yassin Salhi.

Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve mengakui bahwa Yassin diselidiki atas radikalisasi dan memiliki hubungan dengan kelompok Salafi. Penyelidikan terhadapnya dilakukan sembilan tahun lalu.

Namun Cazeneuve menambahkan, penyelidikan tidak diperbaharui hingga 2008. Dia tidak memiliki catatan kriminal.

Sosok Salhi memiliki kaitan dengan gerakan salafi tetapi sebelumnya tidak pernah teridentifikasi memiliki partisipasi dalam kegiatan teror. tetapi Salhi masih tetap dalam pengawasan pihak intelijen. Dia pun tinggal di sekitar Lyon, yang tidak jauh dari lokasi penyerangan.
 


(FJR)