Mendagri Alihkan Dana Parpol untuk Kebutuhan Masyarakat

Mufti Sholih    •    Sabtu, 27 Jun 2015 15:09 WIB
partai politik
Mendagri Alihkan Dana Parpol untuk Kebutuhan Masyarakat
Mendagri Tjahjo Kumolo bersama Hakim MK Anwar Usman dan Ketua KPU Husni Kamil----Ant/Akbar

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Dalam Negeri menyetop pembahasan soal kenaikan dana bantuan partai politik. Kemendagri akan menyalurkan dana tersebut ke organisasi masyarakat yang lebih membutuhkan.

"Kemendagri tidak akan membahas kembali soal usul kenaikan angka bantuan parpol kepada Menkeu dan Komisi II DPR," ujar Tjahjo dalam pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (27/6/2015).

Tjahjo menyebut, anggaran tersebut akan dialihkan ke organisasi masyarakat. Menurut Tjahjo, anggaran akan diberi payung hukum yang segera dibuat.

"Kita akan konsentrasi ke bantuan-bantuan ormas-ormas tertentu yang sifatnya selektif, terkait pendidikan dan ormas lain seperti legiun veteran, cacat veteran, PKK, organisasi yang sifatnya sosial untuk bisa menggerakkan masyarakat," sebu dia.

Politikus PDI Perjuangan itu menerangkan, pengalihan alokasi dana dilakukan karena banyak partai yang menolak. Apalagi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga keberatan dana tersebut dialirkan ke partai.

"Lebih baik Kemendagri fokus ke hal lain seperti persiapan pilkada serentak, menggerakkan daerah agar penyerapan anggaran pembangunannya dapat cepat berjalan sesuai target," tegas dia.

Untuk diketahui, setiap parpol mendapat bantuan dana dari pemerintah sebesar Rp108/jumlah suara tiap tahun. Jika biaya itu ditingkatkan hingga 10 kali lipat, berdasarkan hitung-hitungan perolehan suara Pemilu 2014, untuk 10 parpol yang ada di parlemen, Negara nantinya harus merogoh APBN sebesar Rp 131,6 miliar.


(TII)